Hari Raya Idul Fitri 1432 H akan Diputuskan Senin pada Sidang Isbath Kementerian Agama

Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Marzuki menyatakan penetapan Idul Fitri 1432 Hijriah akan diputuskan Senin 29 Agustus 2011 pada sidang isbath yang digelar Kementerian Agama di Jakarta .

Menurut Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Marzuki, di Padang, Kamis (25/8) sidang isbath akan digelar pada Senin 29 Agustus 2011 pukul 20.00 WIB diikuti jajaran Kementerian Agama, pakar dan akademisi yang menguasai metode hisab dan rukyat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam.

"Sidang isbath tersebut akan menetapkan Idul Fitri 1432 Hijriah berdasarkan hasil rukyatul hilal (melihat bulan) yang dilakukan oleh Badan Hisab Rukyat di 33 provinsi di Indonesia," kata dia.

Berdasarkan perhitungan hisab, Idul Fitri 1432 Hijriah jatuh pada 30 Agustus 2011. Namun dalam menetapkannya pemerintah juga melakukan rukyatul hilal.

Di Padang Badan Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat juga akan melakukan rukyatul hilal pada Senin 29 Agustus 2011 di Bukit Putus Kecamatan Lubuk Begalung Padang.

Rukyatul hilal dilakukan pada pukul 18.05 WIB dengan menggunakan sejenis teropong yang dinamakan teodolit. "Hasil pengamatan akan langsung dilaporkan pada sidang isbath yang digelar Kementerian Agama di Jakarta sebagai salah satu acuan penetapan Idul Fitri 1432 Hijriah," kata dia.

Kepada masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat mengimbau agar melaksanakan Idul Fitri 1432 Hijriah berdasarkan pengumuman dan penetapan yang dilakukan pemerintah. "Dengan menunggu keputusan pemerintah akan menghilangkan keraguan terhadap penetapan Idul Fitri," kata dia.

Ia juga berharap pelaksanaan Idul Fitri 1432 Hijriah dapat dilakukan dengan serentak sehingga suasananya menjadi lebih khidmat. Namun jika ada masyarakat yang lebih awal merayakan Idul Fitri, ia tetap mengimbau sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut.

Perbedaan tersebut merupakan rahmat dan momentum lebaran harus dijadikan sarana untuk meningkatkan ukhuwah serta silaturahmi dengan sesama, kata dia.

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 4 - 10

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 4
Tayang : Kamis, 4 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

Semua warga kaget mendengar ledakan ini. DADANG langsung menuduh mereka sebagai teroris yang tengah merakit bom. Tapi setelah dicari buktinya, PAK RT dan yang lain akhirnya tau bahwa itu hanya petasan, bukanlah bom.

Karena kamar MARBOT rusak dan kotor, PAK RT dan SUGIH menyuruh kedua marbot itu untuk mengecat ulang kamar sekaligus masjid karena banyak cat masjid yang ngelotok. Saat tengah mengecat ini, banyak kejadian lucu yang mereka alami.

Sementara itu JAGUR sibuk menolong AISHA yang hendak membawa MAK IPAH berobat. Dari obrolan mereka, JAGUR jadi tau bahwa AISHA mengidolakan ALI BIN ABI THALIB. Sayangnya JAGUR tidak mengetahui siapa itu ALI BIN ABI THALIB dan mengira dia adalah pemuda kampung.

Saat akan kembali ke masjid, JAGUR melihat DODI yang tengah dipalak oleh anak remaja. JAGUR segera menolong DODI, tapi sayang kakak remaja itu datang menolong dan dia bernama ALI. JAGUR langsung menduga bahwa ALI yang berpenampilan berandalan inilah yang diidolakan oleh AISHA.

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 5
Tayang : Jumat, 5 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB
ONI mendatangi JAGUR-INDRA di masjid dan membujuk keduanya untuk kembali merampok. Tidak tanggung-tanggung kali ini rumah SUGIH yang diincarnya. JAGUR dan INDRA tentu menolaknya. Tapi JONI tidak tinggal diam, dia sengaja mencuri uang di kotak amal, untuk menjebak JAGUR-INDRA agar diusir dari masjid. Tapi keberuntungan berpihak pada keduanya hingga mereka bisa lolos dari jebakan JONI.

JAGUR yang ingin mengetahui keadaan MAK IPAH, kembali menjenguknya di klinik. Tapi kali ini MIRA ingin ikut karena sebenarnya dia ingin lebih dekat dengan JAGUR. Tanpa disangka ternyata di sana ada DADANG. DADANG yang merasa cemburu dengan kedatangan JAGUR, berusaha untuk tampil hebat di hadapan AISHA dan MAK IPAH, tapi akibatnya dia malah ketiban sial.

Sementara itu JONI belum juga berubah. Dia tetap nekat merampok rumah SUGIH hingga ketahuan. JONI lari tungang langgang menghindari kejaran warga. Karena terdesak, JONI memutuskan untuk sembunyi di kamar marbot. Awalnya INDRA-JAGUR tidak memperbolehkan JONI sembunyi di kamar mereka. Tapi karena terdesak keadaan, akhirnya mereka membiarkan JONI sembunyi di sana.

JONI yang belum kapok kembali merampok, di siang bolong. Tapi malang, kali ini JONI terjebak di dalam rumah yang dirampoknya dan terpaksa menelpon JAGUR untuk minta bantuan. Awalnya JAGUR dan INDRA marah-marah. Tapi mereka tidak bisa membiarkan teman mereka tertangkap warga. Apakah JAGUR dan INDRA akan menolong JONI ?

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 6
Tayang : Selasa, 9 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

Setelah berhasil merampok rumah SUGIH dan lari dari kejaran warga, JONI memutuskan untuk sembunyi di kamar marbot. Tapi selama numpang tinggal di kamar marbot, JONI malah menyusahkan JAGUR-INDRA. Lagi-lagi JONI merampok, kali ini siang hari.

Tapi apesnya, JONI terjebak di dalam kamar dan tidak bisa keluar. JONI terpaksa menghubungi JAGUR-INDRA untuk membantunya meloloskan diri. Tapi ketika mereka hampir keluar dari rumah yang dirampok, terjadi kebakaran. Mereka pun kesulitan mencari jalan keluar. Saat hampir berhasil meloloskan diri dari kebakaran, JAGUR mendengar suara anak kecil yang menangis, hatinya tergerak untuk menolong anak itu. Warga yang melihat JAGUR keluar dari kebakaran sambil membawa korban anak kecil, langsung memuji JAGUR, seakan JAGUR itu pahlawan. Bahkan ada yang merekam aksi JAGUR dan dimasukan ke dalam youtube.

Dalam sekejap JAGUR langsung ngetop berkat video youtubenya. Warga sekampung begitu mengelu-elukan JAGUR. Mereka memberikan banyak makanan pada JAGUR serta minta foto dan tanda-tangan. Tapi ini membuatnya terlena dan melupakan INDRA-JONI.

Suatu hari sebuah PH meminta JAGUR menjadi pemeran utama. Di tempat syuting, betapa kagetnya JAGUR ketika polisi sudah menunggunya dan langsung menangkap JAGUR atas tuduhan perampokan. JAGUR shock, panik. dia memandang sekeliling, mencari INDRA-JONI agar membantunya, tapi dia tidak melihat keduanya.

Apakah popularitas JAGUR akhirnya malah membahayakan dirinya sendiri?

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 7
Tayang : Rabu, 10 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

POLISI menuduh JAGUR sebagai perampok, semua orang kaget. JAGUR berusaha membela diri, tapi POLISI tetap ingin menangkapnya. JAGUR panik dan ketakutan. POLISI juga membawa SAKSI untuk memastikan kalo JAGUR adalah perampoknya.

Tapi ternyata saksi yang dibawa oleh POLISI malah menyangkal, SASKI itu memang kenal JAGUR, tapi bukan sebagai rampok, melainkan sebagai artis yotube. Semua orang lega termasuk JAGUR.

Setelah terbebas dari tangkapan POLISI, JONI mengajak JAGUR-INDRA untuk ngerampok lagi, awalnya mereka tidak mau, tapi karena terus dibujuk sama JONI mereka pun setuju. Tapi sebelum mereka sempat merampok, JAGUR dapat mimpi yang membuatnya ketakutan setengah mati. Setelah berbicara dengan AISHA, JAGUR jadi tenang dan sadar. JAGUR memutuskan untuk tidak merampok lagi dan memilih belajar agama. JAGUR juga mengajak INDRA-JONI untuk sama-sama tobat. Tapi JONI memilih untuk pergi dan kembali merampok daripada tobat bersama JAGUR. Sedangkan INDRA yang masih bimbang, akhirnya mau mengikuti jejak JAGUR. Tapi masalahnya mereka bingung harus belajar sama siapa?

Mereka akhirnya meminta DODI untuk mengajari mereka memperdalam agama Islam. JAGUR belajar dengan sungguh-sungguh, tapi INDRA hanya main-main saja dan melakukan hal-hal konyol selama belajar agama.

Apakah JAGUR dan INDRA tidak akan berubah? Mampukah mereka mendalami agama secara ikhlas ? Saksikan kelanjutannya sinetron religi “Dikejar Surga” hanya di MNCTV.

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 8
Tayang : Kamis, 11 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

JAGUR-INDRA disuruh mengumandangkan adzan sama PAK RT dan SUGIH. JAGUR-INDRA panik dan bingung. Mereka saling menunjuk, tapi berbekal kertas contekan Adzan dari DODI, akhirnya JAGUR pun mau melakukannya. Awalnya adzan berjalan lancar, tapi saat terakhirnya JAGUR malah mengacaukannya, sehingga jadi bahan ledekan DADANG.

Sementara itu, penyakit MAK IPAH yang semakin parah membuat AISHA makin sedih dan membuat warga makin prihatin. ALI mencoba menolong AISHA dan MAK IPAH, tapi ujung-ujungnya karena ALI tidak punya uang, JAGUR lah yang membantu AISHA, sehingga membuat ALI dan DADANG kesal.

Karena kesal sama JAGUR, ALI bersama kedua temannya mencoba mengerjai JAGUR. ALI CS mencoba menjebak JAGUR dengan menaruh botol-botol minuman keras di jendela kamar JAGUR-INDRA. Mereka berharap SUGIH marah dan akan mengusir JAGUR-INDRA dari kampung. Tapi ternyata usah ALI gagal. JAGUR-INDRA yang gak tau kalo itu perbuatan ALI malah menuduh DADANG sebagai biang keladinya.

WARGA yang mengetahui keadaan MAK IPAH semakin kritis mencoba membantu AISHA dengan menggalang dana warga seluruh kampung, tapi ternyata dana yang dikumpulkan warga masih kurang untuk biaya pengobatan MAK IPAH. JAGUR yang merasa kasihan dan gak tega kahirnya merelakan sisa uang hasil rampoknya untuk membantu AISHA, tapi ternyata uangnya masih kurang, sementara INDRA gak punya uang lagi untuk membantu. INDRA lalu mengajak JAGUR untuk kembali merampok. Apakah JAGUR mau kembali ke dunia hitam yang baru saja ditinggalkannya?

Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 9
Tayang : Jumat, 12 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

AISHA bener-bener sedih saat DOKTER memberitahukan keadaan MAK IPAH yang semakin kritis karena penyakit di dalam tubuh MAK IPAH sudah menyebar hingga menyebabkan infeksi. AISHA tau perawatan MAK IPAH membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang mahal sedangkan dia tidak punya uang. Karena itu AISHA memutuskan untuk mencari kerja.

Sementara itu JAGUR yang ingin sekali menolong AISHA, tidak tau harus melakukan apa karena uang hasil rampokannya sudah habis. INDRA akhirnya mengusulkan untuk merampok kembali. JAGUR yang terdesak dan merasa tidak punya pilihan akhirnya setuju untuk merampok kembali.

Tengah malam JAGUR-INDRA beraksi, tapi ketika sudah berhasil membobol pintu rumah yang akan dirampok, JAGUR berubah pikiran karena teringat ucapan USTAD HAFID agar memanfaatkan bulan Ramadan untuk membersihkan diri. JAGUR membujuk INDRA tapi sayangnya INDRA tetap nekat untuk merampok hingga keduanya memisahkan diri. Apes bagi INDRA, saat dia hendak kabur, pemilik rumah terbangun dan mengejar dirinya. INDRA hampir tertangkap, tapi JAGUR berhasil menyelamatkan INDRA.

Masalah belum selesai sampai disitu, JAGUR ingin mengembalikan hasil rampokan sedangkan INDRA tidak mau. Saat keduanya tengah rebutan hasil rampokan, USTADZ SOBRI liat dan minta bagian. Tentu INDRA tidak mau. Tapi JAGUR mengusulkan untuk mengembalikan hasil rampokan ini dengan harapan dapat imbalan. Akhirnya USTADZ SOBRI dan INDRA pun setuju dan segera mengembalikan hasil rampokan itu. Sebagai rasa terima kasih, pemilik rumah memberikan sejumlah uang pada JAGUR, INDRA dan USTADZ SOBRI hingga mereka kini mendapatkan uang untuk membayar biaya RS MAK IPAH. Tanpa membuang waktu, JAGUR segera memberikan uang yang didapatnya pada AISHA, sekaligus menyatakan perasaan cintanya pada AISHA, karena dia berpikir AISHA yang memberinya surat cinta. Apakah JAGUR berhasil mendapatkan hati AISHA?


Sinopsis Sinetron Dikejar Surga Episode 10
Tayang : Jumat, 12 Agustus 2011, pukul 16.00 WIB

Jagur yang selama ini mengira mendapat surat cinta dari AISHA akhirnya lama-lama merasa simpati pada AISHA. Di saat ada kesempatan berduaan dengan AISHA, JAGUR menyatakan perasaannya pada AISHA, bahwa dia juga mencintai AISHA sama seperti AISHA.

Betapa kagetnya JAGUR saat tau, bahwa surat itu sebenarnya dari MIRA, bukan dari AISHA. JAGUR tidak berubah pikiran karena dia memang menyukai AISHA. JAGUR menunggu jawaban dari AISHA, sementara itu AISHA kebingungan harus menjawab apa.

Saat AISHA baru buka mulut mau bicara, tiba-tiba MIRA muncul. MIRA sangat senang akhirnya ada kesempatan berduaan dengan JAGUR sedangkan JAGUR yang tau MIRA suka padanya, jadi merasa kikuk. JAGUR juga merasa cemburu karena AISHA berduaan dengan ALI. JAGUR dengan segala cara mencoba menghindar dari MIRA yang ingin mengkonfirmasi jawaban JAGUR atas surat cintanya.

ALI walau ‘ditaksir mendadak’ tetap berusaha mencuri hati AISHA. Ia terus melakukan pendekatan, walau selalu dinetralkan oleh JAGUR. Saat ada kesempatan berduaan dengan AISHA, JAGUR yang sudah tidak bisa menyembunyikan perasaan dan cemburunya menanyakan apa kelebihan ALI dari dirinya sampai-sampai AISHA lebih memilih menyukai ALI dari dirinya. Akhirnya AISHA tau bahwa ALI salah paham mengenai ALI BIN ABI THALIB. Tanpa AISHA-JAGUR sadari, MIRA memperhatikan keduanya dari kejauhan dengan cemburu.

MIRA shock dan geram pada AISHA yang dianggap menusuknya dari belakang. Sejak saat itu MIRA jadi dendam. Ia mulai melakukan hal-hal untuk mencelakakan AISHA agar mundur, tidak mendekati JAGUR lagi.

Makin lama AISHA selalu teringat pada JAGUR. AISHA mengingat kebaikan-kebaikan JAGUR padanya dan dia pun menyadari sebenarnya dia juga menaruh perhatian khusus pada JAGUR. AISHA lalu berniat mendatangi JAGUR, untuk bicara dengan JAGUR. Tapi sampai di ruang marot, AISHA kaget, melihat di dalam ada pakaian wanita tergeletak, AISHA shock. Siapakah wanita yang ada di dalam kamar JAGUR? Akankah AISHA bisa tetap menerima JAGUR?

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 21 - 28



Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 21
Tayang : Minggu, 14 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Maruf kesel sama Tb yang telah mengerjainya, Tb minta maaf meskipun sesungguhnya itu adalah kelakuan dari Umar dan Ali, Bang Abu datang untuk membela Tb dan Tb mengucapkan terima kasih kepada Bang Abu yang telah membelanya.

Syifa merasa kecewa dengan Hasan karena ia telah membohonginya. Hasan bertanya kalau bohong untuk kebaikan gimana, Bang Abu menjawab tetap aja yang namanye ngebohong tetap aja bohong. Di luar terdengar suara petir yang menggelegar hingga hujan turun Bang Abu menyuruh Syifa untuk masuk. Hasan mengajukan diri untuk masuk juga tapi Bang Abu mencegahnya karena ia bukan siapa-siapa meskipun hanya sekedar calon. Hasan tetap bersikeras tidak mau pulang meskipun hujan menguyurnya dan Hasan mengungkapkan isi hatinya bahwa dia cinta denga Syifa.

Bang Abu tidak menghiraukan malah menampar Hasan. Ternyata hujan yang mengguyur Hasan adalah hujan buatan yang dilakukan Umar dan Ali. Bang Abu marah lalu bilang ke Syifa bahwa Hasan telah membohonginya 2 kali. Syifa kesal dan berteriak memanggil Hasan. Bang Abu mempunyai perasaan yang peka ia mengajak Umar dan Ali juga Hasan untuk pergi ke rumah Ori, yang pada saat itu Ori sedang sekarat. Sampai rumah Ori tampak Bang Maruk, mertuanya dan istri sudah ada di rumah Ori. Bang Abu bertanya ke mana ibunya. Ibunya Ori tidak mau keluar dari kamarnya karena ia kecewa dengan kelaluan Ori yang telah membuatnya sakit hati.

Bang Abu akhirnya minta izin ibunya Ori untuk membakar Ori. Ibunya Ori mengizinkan tapi pada seketika itu Ori memanggil ibunya dan meminta maaf. Akhirnya ibunya Ori memaafkan Ori dan seketika itu pula Ori dipanggil ke hadapan Ilahi. Hasan diperintahkan Bang Abu untuk meminjamkan keranda. Sampai rumah Maruf, Hasan tidak bisa mengangkat keranda itu sendirian dan akhirnya Hasan mengangkat keranda bersama Maruf walaupun Maruf sedikit terpaksa. Sampai di rumah Ori, Jejen minta tolong kepada Bang Maruf untuk membelikan kain kafan dan biaya penguburannya. Mukanya Maruf menolak dan akhirnya ia membiayai semua keperluan mayat berkat sindirin dari Maryam istrinya.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 22
Tayang : Senin, 15 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Mereka telah menguburkan Ori di kuburan. Tb bertanya kepada Bang Usman keistimewaan orang meninggal di hari Jumat. Bang Usman menjelaskan. Hasan penasaran pada siksa kubur, setelah yang lainnya pergi Hasan masih berdiri di depan kuburan dan ia ingin mendengar dan siksaan yang ada di dalam kubur.

Tak lama kemudian Amang datang dan menanyakan kepada Hasan kenapa masih berada di kuburan. Hasan ingin mendengar siksa kubur lalu Hasan menanyakan kepada Amang kuburan yang masih baru. Lalu Amang memberitahu. Hasan mendekatkan telinganya ke atas kuburan tapi ia tetap tidak mendengar. Tb datang menghampirinya Hasan menanyakan kepada Tb kalau memang benar ada siska kubur Hasan tidak mendengar orang yang di dalam kubur itu menjerit. Tb memberitahu kalau Bang Hasan ingin tau dan merasakannya silahkan Bang Hasan mati dulu. Hasan kaget. Hasan dan Tb pulang di perjalanan bertemu dengan Usman kemudian Tb bertanya mengenai siksa kubur dan Bang Usman menjelaskannya.

Mpo ida, mertuanya Maruk mendatangi rumah Maruk. Ia menagih janji Maruk, bahwa ia akan membahagiakan adiknya Siti Maryam dan ibunya. Kata Mpo Ida bahwa janji itu hutang dan akan dipertanggungjawabkan. Akhirnya Maruk memberikan Ida uang. Tb yang berpuasa tidak mau hilang pahalanya puasanya karena melihat maksiat ia berjalan menunduk. Di perjalanan bertemu dengan Umar. Umar yang sedang marah wajahnya cemberut, kaya jeruk purut. Umar bertanya kepada Tb pahala yang bisa menyenangkan hati orang itu apa? Tb menjawab dengan penjelasannya yang intinya adalah sedekah. Di rumah Bang Abu Tb bertanya kenapa puasa hanya dibulan Romadhon bukan dibulan2 yang lainnya? bang abu menjawab karena bulan Ramadan punya keistimewaan sendiri. Allah SWT membebaskan 70.000 ribu orang yang berdosa besar, yang berpuasa dengan mengharap ridho dariNya. Ramadan menghadap Allah dan berhajat agar orang yang berpuasa di bulan Ramadan ditempatkan di surga firdaus bersama Rasul.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 23
Tayang : Selasa, 16 Agustus Juli 2011, pukul 20.00 WIB

Di dalam mushola Bang Abu memberikan tausiyah kepada Ali dan Tb bahwa umat Nabi Muhammad mendapat safaat pengampunan dosa bagi mereka yang berpuasa di bulan Ramadan dan di bulan Ramadan ini Bang Abu menjelaskan juga lebih baik kita butakan mata dari pandangan yang mengandung maksiat, tulikan telinga dari pendengaran yang kurang baik dan bisukan mulut dari ucapan yang mangandung dosa.

Di jalan Maruk bertemu Usman, Maruk bertanya kepada Usman mengapa menggunakan pakaian hitam, Usman menjawab karena hitam melambangkan ilmu pengetahuan dan melambangkan dosa. Di perpustakaan Hasan bertemu Syifa, Hasan memandang Syifa, Syifa menasehati bahwa pandangan bisa menimbulkan syahwat dan itu akan mengurangi pahala puasa, kemudian Hasan menggunakan kacamata agar pahalanya tidak berkurang.

Di jalan Tb berjalan menunduk bertemu denga Ki Tejo, Ki Tejo bertanya Tb takut pahala puasanya akan berkurang dikarenakan melihat setan berwujud manusia, Ki Tejo tersinggung lalu menasehati Tb bahwa Tb masih kecil orang tua syarat pengalaman, kata Tb tua itu pasti tapi untuk kurang iman belum tentu seperti Ki Tejo. Di jalan Tb bertemu Hasan sambil menunduk dan hasan menggunakan kacamata, Hasan dikira tukang urut di rumah Tb, kemudian Hasan bersedekah kepada Tb belanjaan untuk bukanya. Di rumah Tb, Tb mau ikutan pesantren kilat udah rapih pake baju koko sama kopiah, Jejen tidak setuju Tb ikutan pesantren kilat karena buang-buang waktu mendingan di rumah bisa bantu, Ijah marah anak untuk berbuat baik dicegah.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 24
Tayang : Rabu, 17 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Di jalan Hasan memanggil Syifa yang berjalan terburu-buru karena kata Imam Ali waktu itu bagaikan pedang kalo ngga cepet dimanfaatin bisa menebas leher sendiri, kalau gitu cepet nikah aja kita kata Hasan, Syifa tdk mau cepet nikah cepat cerai juga, kemudian Syifa mengajak Hasan ikutan pesantren kilat.

Di rumah Maruk senyum sendiri. Maryam melihat dan ia ngeri melihat Maruk senyum sendiri, Maruk mengira dirinya onta. Maryam menjelaskan bahwa Nabi Sulaeman punya onta ribuan tidak sombong seperti Bang Maruk. Di tempat kemah Syifa mengumpulkan Tb dan teman-teman Tb yang ikutan pesantren kilat, Tb dan temanya siap tinggal diperkemahan dan siap mandiri. Di jalan Jejen menabrak Maruk, Maruk menghina Jejen orang miskin jalan menunduk takut ditagih utang, kata Jejen orang kaya cerdas, tangkas dan beriman ngga pake omong langsung pake tindakan kasih sedekah, Maruk tersinggung dan tidak mau lagi dibilang tidak cerdas, ia langsung memberi Jejen sedekah. Di tempat kemah Hasan datang dengan gagahnya ia bersedia, mengajarkan Tb dan teman-temannya, ketika Syifa memberi bahan pengajaran Hasan menggeleng dan akhirnya ia menjadi peserta pesantren kilat. Sampai di rumahnya Jejen membawa belanjaan untuk berbuka puasa Ijah curiga, Jejen menjelaskan berkat otaknya yang cerdas ia dapat rezeki. Di tempat kemah Hasan belajar adzan, karena Hasan ingin adzan zuhur nanti karena suara Hasan merdu, dan tujuannya juga untuk Syifa, berarti Bang Hasan tidak ikhlas dan kalo ngga ikhlas bisa ngga dapet Kak Syifa.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 25
Tayang : Kamis, 18 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Di warung kampung Syifa ditegur seorang ibu karena ia disangka belanja buat anaknya, kata ibu itu jangan nikah dulu lebih baik membahagiakan ibu karena ibu itu kramat berjalan doanya mustajab dari segala doa.

Hasan meneruskan latihan adzannya dengan suara yang keras, seorang ibu yang bersama Syifa mengira sudah adzan Zuhur padahal waktu masih pukul 10.30 WIB, termasuk Bang Usman dan Bang Abu yang bersama Amang, tanpa sepengetahuan Hasan mereka semua mendatangi Hasan, Hasan mengira mereka kagum dengan suaranya padahal mereka ingin menegur Hasan kalo latihan adzan jangan terlalu keras. Di perkemahan Tb dan teman-temannya bersiap-siap untuk berbuka puasa, salah satu temannya membuka makanan tapi Tb melarang karena itu untuk tukeran kado, akhirnya Tb mengajak temannya berjalan menuju mushola sambil bersholawat agar mendapat syafaat. Ijah datang membawa makanan untuk Tb tapi Syifa menolak karena kesepakatan orang tua tidak boleh menjenguk apalagi memberi makanan untuk mendidik kemandirian mereka. Di jalan Jejen bertemu dengan Ki Tejo, Ki Tejo ngomong sendiri bahwa kampung ini sepi merasa Jejen ada di dekatnya Jejen marah dan lebih marah lagi karena Jejen dikira bukan manusia, ketika Jejen mau pergi Ki Tejo serius menanyakan kepada Bang Abu dan yang lainnya, Jejen tidak memberi tahu keberadaan mereka karena kalau Ki Tejo tahu hanya akan menyesatkan. Di rumah Jejen, Maruk bertanya kepada Jejen kemana arah pesantren anak karena Bang Maruk mau mengajar, Jejen memberitahu arahnya tapi ke arah yang salah yaitu arah kuburan, emang udah takdir kali Bang Maruk arah ke sana kata Jejen.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 26
Tayang : Jumat, 19 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Di tempat perkemahan selesai sholat tarawih Bang Abu memberitahu sesuai kesepakatan bahwa anak-anak harus bertukar kado silang, Amin teman Tb merasa kebingunan karena perbekalannya hilang, Bang Utsman menjelaskan tentang perbuatan mencuri.

Bang Maruk akhirnya sadar bahwa ia berjalan kearah kuburan ia ketakutan dan akan lari ketika itu Amang melihat dan menegur Maruk kenapa takut karena manusia akan mati, Bang Maruk tidak mau diberi gelar almarhum oleh Amang. Di tempat kemah Tb memberi suatu permainan yaitu lidi kejujuran barang siapa yang menjadi pencuri lidi itu akan memanjang, Bang Abu mengintruksikan nanti setelah sholat Subuh lidi itu harus dikumpulkan, Hasan merasa aneh dengan permainan Tb, masa ada lidi bisa memanjang. Di rumah jejen Ijah membangunkan Jejen untuk sahur, biasanya Jejen dibangunkan oleh Tb, kata Ijah terbalik bang seharusnya bapaknya yang ngebangunin anaknya.

Akhirnya Jejen bangun juga untuk sahur. Di tempat kemah setelah sholat Subuh, Tb menemukan pelaku pencurian itu, pelakunya Edo, Tb bisa menebak pelakunya Edo lantaran tidak ada lidi yang bisa memanjang melainkan yang ada lidi itu bisa pendek karena dipatahkan oleh si pencuri, edo berbuat itu lantaran iseng.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 27
Tayang : Sabtu, 20 Agustus 2011, Pukul 20.00 WIB

Dijalan jejen bertemu dengan bang maruf, jejen mengeluh jadi orang miskin karna bodoh, jejen bertanya pada maruk bosen ga jadi orang kaya, maruk nyesel ketemu orang miskin kaya jejen.

Tak lama kemudian datang ki tejo, jejen dan maruk senasib karna bertemu denga orang gila seperti ki tejo. Di rumah tb sepulang dari pesantren kilat tb ingin menyetel tv, tapi tv itu tdk bisa nyala karna sudah kebakar, ijah mengeluh anak nonton tv aja ngga bisa bang, kata jejen mau maido aja jah orang gw belom dapet kerjaan jadi ngga punya duit. Dijalanan hasan dan syifa bertemu dengan seorang pengemis, pengemis itu hasan memberi pengemis itu uang untuk dirinya dan anak2nya, syifa memberi sedekah ke pengemis itu juga, kata syifa pahal itu masing masing san, jadi syifa memberi sedekah mengharapkan pahala kata hasan berarti itu ngga ikhlas, niat hasan sedekah tapi pake aksi, itu namanya sombong.

Jejen dan tb melihat mobil box berhenti didepan rumahnya, dari dalam mobil box itu ternnyata sebuat tv baru dibeli yuni tetangganya, tb ingin numpang nonton tv di rumah yuni, jejen melarang krn malu kelaman nonton di tv di rumah orang dan jejen berjanji akan membelikan tb tv, duit dari mana pa kata tb, dari Allah jejen menjawab. Didalam mushollah saya selesai mengajar ngaji ibu2 dan melarang setelah ngaji mereka ngerumpi, belom lama syafa ngomong didepan musholla mereka saling bertanya perihal persiapan lebaran nanti, boro buat beli baju lebaran kata ijah buat makan aja susah, mpo ida menyarankan agar ijah meminjam saja ke rentenir ibu yani, sifa dan saya melarang mereka meminjam krn akan mejerat kita dalam hutang terus menerus dan islam juga mengharamkan itu.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 28
Tayang : Minggu, 21 Agustus 2011, pukul 20.00 WIB

Di rumah Maruk, Ida ingin dibelikan kulkas 2 pintu kepada Maryam, Maryam bingung karena uang yang pegang Bang Maruk karena tidak dikasih akhirnya Maryam ingin usaha sendiri mencari uang untuk beli kulkas itu.Di jalan Tb bertemu dengan Hasan, Tb ingin hasan menolongnya karena hutang bapaknya kepada rentenir, Hasan berniat membatu akan menggantikan uang itu tapi Tb melarang karena itu akan membuat dia berhutang budi juga dan Tb akan mencari solusinya nanti.

Di rumah Mpok Ida, Maryam melihat belanjaan emaknya banyak sekali ia heran belanjaan sebanyak itu apa mungkin masuk ke kulkas yang kecil, Mpo Ida memberi tahu bahwa ia telah membeli kulkas 2 pintu, mengira itu uang dari Bang Maruk akhirnya Mpo Ida menjelaskan bahwa ia dapat duit untuk beli kulkas dari pinjaman Mpo Yani rentenir. Tb dan Hasan mendatangi rumah mewah, Hasan mengira itu rumah saudaranya Tb, Hasan langsung mencet bel, Tb memberi tahu bahwa itu bukan rumah saudarnya melainkan rumah yang sering Tb kerjain tak lama kemudian keluar yang punya rumah sambil membawa anjing yang besar Tb dan Hasan lari. Hasan kecapean lari akhinya Hasan mengajak Tb untuk ke rumahnya.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 12 - 20

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 12
Tayang : Jumat, 5 Agustus Juli 2011, pukul 19.30 WIB

MA’RUF tidak suka kalau Ustadz USTMAN yang jadi imam sholat Tarawih. Di musholla, MA’RUF mempermasalahkan hal tersebut. MA’RUF justru lebih suka kalau anak muda atau sekalian HASAN yang mualaf yang jadi imam. Masalah selesai, saat TEBE yang baru datang langsung mengucap khomat untuk segera mulai sholat.

TEBE juga menasehati teman-temannya, bahwa untuk makan pun di Islam ada adabnya. Tidak boleh sembarangan. Ada doanya dan tidak baik makan sambil berdiri. Sementara itu, JEJEN menegur AMANG dan ORI yang mau sholat tarawih. ORI mencari Musholla yang jauh, alasannya karena di musholla Bang ABU, rakaatnya 23. Sedangkan AMANG pilih yang rakaatnya banyak. Dua-duanya lebih baik daripada JEJEN yang menghabiskan waktunya untuk ngopi di warung pada saat teraweh. HASAN yang baru pertama kali ikut taraweh, dites sama ALI dan UMAR, kanapa umat Islam harus puasa di bulan Ramadan. Di saat tadarusan pun HASAN bingung karena belum bisa baca Al Qur’an. Menurut TEBE mendengarkan pun ada pahalanya. Saat menunggu makan Sahur, ALI,UMAR dan AMANG main gaple. Ditegur BANG ABU, alasannya iseng. Semua perbuatan dosa itu awalnya iseng, kata BANG ABU.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 13
Tayang : Sabtu, 6 Agustus Juli 2011, pukul 19.30 WIB

MA’RUF masih sempat mencari pahala dari anak-anak. Sayangnya, kata TEBE, semua perbuatan, kalau masih baru niat tidak ada artinya. Anak2 yang sudah difoto semua tersenyum. Justru merekalah yang dapat pahala.

SYIFA mengingatkan HASAN bila ingin jadi suami yang bertanggung jawab, harus bisa mengajak anak dan isterinya menjalankan ibadah pada Allah. Melindunginya dari bahaya dunia dan api neraka. Untuk itu HASAN berusaha mencari guru yang bisa mengajarinya ngaji. ALIKA setelah menjadi isteri LUKMAN mulai menampakkan sifat aslinya. Emak Lukmanlah yang menjadi sasaran pertama sifat kedurhakaannya. ALIKA mulai memerintah mertuanya dengan cara seolah-olah minta tolong. Demikian juga kepada LUKMAN, yang dimanfaatkannya seperti seorang pesuruh saja. BANG ABU mencoba menasehati LUKMAN, bahwa LUKMAN harus bisa merubah akhlaq isterinya. TEBE mengungkapkan isi hati sama BANG ABU, bahwa TEBE ingin sekolah. Tapi TEBE tidak mau berterus terang. Tapi sama Emaknya TEBE mengungkapkan kalau TEBE bisa bekerja cari uang. KI TEJO mau menasehati HASAN yang berniat memperisteri seorang gadis, tapi TEBE mengingatkan KI TEJO agar ingat dirinya juga belum punya isteri, kenapa mau menasehati orang lain. KI TEJO yang juga menghina MA’RUF, hampir saja diusir oran terkaya itu dari rumah kontrakannya.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 14
Tayang : Minggu, 7 Agustus Juli 2011, pukul 19.30 WIB

UMAR kagum melihat LUKMAN berhasil mempersunting gadis cantik dan kaya. UMAR iri. Tapi LUKMAN mengeluh. UMAR yang juga ingin punya istri cantik dan kaya, jadi heran. MA’RUF bersukacita melihat hidangan buka puasa di rumahnya.

Ternyata MAR’YAM isterinya pandai memasak. Kegirangan MA’RUF musnah karena ternyata MAR’YAM juga mengundang orang lain untuk ikut berbuka bersama. Sementara itu LUKMAN sampai terkantuk-kantuk menunggu ALIKA pulang, untuk berbuka puasa bareng. Ternyata isterinya itu sudah makan dengan relasinya di restoran. Besoknya, LUKMAN mambatalkan acara ziarah dengan emaknya, karena ALIKA mengajaknya makan bersama dengan teman-temannya. Ternyata keadaan LUKMAN lebih parah, karena menggantungkan nasibnya pada ALIKA daripada kepada Allah. Menurut BANG ABU itu bisa syirik. KI TEJO mengajari ALI UMAR cara berpuasa yang benar, cara puasa yang pakai ilmu, tidak seperti yang sekarang sedang dilakukan orang lain. Dan HASAN juga mengajak SYIFA nonton konser, HASAN punya tiketnya. SYIFA mengingatkan kalau umat Islam ada acara tarawih. Dikira HASAN, SYIFA tidak suka.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 15
Tayang : Senin, 8 Austus 2011, Pukul 19.30 WIB

Sehabis lohor, kata Ma’ruf, dia selalu didekati setan, jadi terus salalu ingin buka puasa. Kata Maryam jangan menyalahkan setan karena yang kenyang Ma’ruf bukan setan. Tebe yang kalo cukur selalu pada hari Jumat, hari itu main petasan.

Ijah, emaknya melarang karena main petasan sama dengan main api. Tebe bertanya kenapa orang ibadah takutnya juga pada api neraka. Bukannya takut kepada Allah. Tebe lalu ambil 3 ember air untuk mematikan api neraka. Nerakanya tidak ketemu, adanya ahli Neraka. Ustman menegur Ma’ruf bahwa orang sombong tempatnya di neraka. Gak puasa tempatnya juga neraka. Giliran Ki Tejo bertanya kenapa Allah bikin neraka, itu disediakan buat yang tidak taat dan mendurhakai Allah. Syifa mengingatkan Hasan bila ingin jadi suami yang bertanggung jawab, harus bisa mengajak anak dan isterinya menjalankan ibadah pada Allah. Melindunginya dari bahaya dunia dan api neraka.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 16
Tayang : Selasa, 9 Agustus 2011, pukul 19.30 WIB

Tebe dan teman-temannya bermain bola di lapangan milik Ma’ruf. Tanpa disengaja bola melayang dan mengenai kaca jendela rumah Ma’ruf. Jelas Ma’ruf marah. Ma’ruf bermaksud membalas dengan menendang bola, tapi tendangan bolanya kena Pok Ida mertuanya. Bang Abu mengembalikan undangan dari Safa. Safa menjelaskan bahwa usia Safa makin bertambah.

Safa hanya bisa menunggu untuk menikah hanya satu tahun saja. Hasan senang. Tapi Abu tahu, kalau trik itu adalah akal-akalan Hasan agar Hasan bisa segera dinikahkan dengan Syifa. Ki Tejo tidak bisa kaya, karena tak pernah sedekah. Begitu juga dengan Ali yang kalau mau sedekah mikir-mikir. Sementara Tebe menyesal kenapa tidak dilahirkan sebagai orang kaya. Emaknya mengatakan Tebe bisa jadi orang kaya dengan belajar. Datang Makruf yang marah gara-gara perbuatan Tebe, hingga Ma’ruf jadi rugi banyak. Saking marahnya, maka keluarga Jejen diusir dari rumah kontrakannya. Keluarga Jejen bukan menjadi kaya tapi malah semakin miskin. Jejen dan keluarganya sempat berteduh di bawah jembatan. Untunglah ada pertolongan yang membuat Jejen bisa kembali ke rumahnya, bahkan Ijah yang sakitpun mendapat perawatan yang baik.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 17
Tayang : Rabu, 10 Agustus 2011, pukul 19.30 WIB

Tebe mendengar saat Bang Abu menasehati Lukman, bahwa surga itu terletak di telapak kaki Emak. Maka begitu sampai di rumah pun Tebe langsung mencuci bersih kaki emaknya untuk mencari surga. Ijah bilang bahwa kata-kata itu adalah kata kiasan, agar anak itu selalu berbakti sama emaknya.

Tebe yang tidak puas dengan jawaban emaknya lalu mencari jawaban pada Ustadz Ustman. Tebe melihat Ma’ruf bermaksud membawa pulang ta’jil sisa buka puasa di mushola. Maka Tebe dan teman-teman lalu ‘ngerjain’ Ma’ruf. Begitu juga saat siang hari, Ma’ruf memarahi anak-anak yang sedang istirahat. Akibatnya anak-anak sebel dan mengunci Ma’ruf di dalam kamar kecil. Selain Ma’ruf, Ki Tejo pun tak luput dari keisengan Tebe. Sementara itu, Bang Abu agak terganggu perasaannya, karena ia melihat Safa agak dekat dengan Ustadz Ustman. Syifa merasakan apa yang dirasakan abangnya itu.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 18
Tayang Episode 18, Jumat, 12 Agustus 2011

Banyak orang mengaku Islam, tapi Islamnya Islam sampul. Banyak orang mengaku bisa mengaji, padahal baru bisa baca Al Qur’an. Mengaku Islam, tapi tidak tahu sejarah nabinya. Sekedar melaksanakan perintah serta menjauhi larangan Allah, tanpa tahu alasannya.

Bang Ma’ruf (Khairul) yang kaya misalnya, merasa kekayaan itu karena jerih payahnya. Setiap menolong orang selalu sambil ngedumel, dan diungkit-ungkit. Makanya ia juga belum menikah, karena semua perempuan tidak tahan sama mulutnya yang ‘pedas’.

Lain lagi dengan Jejen (Jejen) yang sudah punya anak-istri, tapi kerjaannya cuma menghitung dosa orang lain. Buat Jejen sudah tidak ada bedanya lagi antara dosa dan pahala, yang penting anak-istrinya (Rita Hamzah & TB) bisa makan.

Ali dan Umar (Attar Syah & Ferdiyan) adalah pemuda kampung yang kerjaannya nongkrong. Mereka musuh bebuyutan namun menjadi kawan sejalan setelah mempelajari dan paham dengan ajaran Islam berkat kedekatan mereka dengan seorang ustad bernama Bang Abu (David Chalik).

Bang Abu adalah mantan preman yang sekarang menjadi seorang ustad yang disegani di kampungnya. Tutur katanya kerap mengandung makna keimanan dan kehidupan. Abu memiliki seorang adik perempuan bernama Sifa (Indah Permatasari), yang ditaksir oleh Hasan (Adly Fairus). Hasan seorang mualaf yang diusir ayahnya karena masuk agama Islam. Hasan akhirnya mengontrak rumah bareng Umar, dan melalui Umar-lah ia minta diajari mengaji. Sesungguhnya ilmu agama Umarpun pas-pasan. Berbeda dengan Ki Tejo (Willy Siung) yang senang bermain batin tapi tidak memiliki dasar agama, bahkan banyak omongannya yang kerap menyesatkan.

Memang, sesat ilmu dan pengetahuan bisa berbahaya, tapi akan lebih berbahaya bila manusia sesat akhlak. Seperti Lukman (Ida Bagus Oka) yang saat menjadi kaya tega mempekerjakan ibunya sendiri sebagai pembantu, hanya karena menuruti istrinya yang lebih kaya. Sekalipun sang ibu, Emak, ikhlas menerima perlakuan itu asalkan anaknya bahagia.

Inilah fenomena kehidupan, kebahagian tidak bisa diukur dengan uang, dosa dan pahala tak lagi jelas bedanya. Seperti orang yang membuat gambar tato dengan dalih ‘nyeni’, tapi ada juga yang menganggap berdosa karena telah merusak kulit pemberian Allah. Ada yang bilang “Dosa enggak bejendol. Kalo bejendol, penuh tuh badan sama dosa!”. Sekarang kita yang harus menentukan dan jujur pada diri sendiri bila ada yang bertanya, “SAMPEYAN MUSLIM?”

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 19
Tayang : Jumat, 12 Agustus Juli 2011, Pukul 20.00 WIB

Sifa curhat pada Shafa, bahwa hubungannya dengan Hasan bikin dia bingung. Karena kalau dia deket dengan Hasan, artinya dia menjauh dari Allah. Tapi kalo dia tidak memberi kesempatan pada pada Hasan, Syifa takut kalau Hasan bisa hilang. Shafa memberi nasehat agar sebagai wanita itu harus mulya, jangan sampai jual murah.

Semakin susah dia dapetin makin susah juga dia akan ngelepasin. Tanpa mereka ketahui Hasan mendengar obrolan mereka. Hasan lalu bilang ke Syifa bahwa dia mau dikuliahkan ke Australia. Ternyata Syifa senang dan mendukung rencana tersebut. Hasan bingung. Jejen berniat menjual ayam Bangkok kesayangannya. Jejen menyuruh Tebe yang berangkat ke pasar menjualnya.

Dalam perjalanan ke pasar, Tebe ketemu Maruk. Melihat ayam yang dibawa Tebe, Maruk suka, dan mau membelinya. Tapi Maruk bilang kalau itu ayam sayur, dan harganya tidak cocok, karna Tebe minta 300 ribu. Maruk tidak kurang akal. Dia minta tolong Ali dan Umar agar coba mengakali membeli ayam itu dengan harga 50 ribu, dan untuk itu uangnya masing2 diberi 100 ribu siapa yang berhasil. Setelah 3 orang mengatakan itu ayam sayur, maka Tebe memberikan ayam tersebut pada Umar dengan bayaran 60 ribu. Maruk yang dilapori senang tapi bilang kalau Umar dan Ali menanggung dosa karena udah menipu Tebe dengan bilang kalau ayamnya ayam sayur. Dilapori Tebe, Jejen tidak marah, dan memberikan uang itu untuk Tebe beli baju.

Tebe yang menyesal, lalu pergi dengan Hasan. Hasan menasehati kalau jangan sedih dengan masalah itu. Tebe dan Hasan mencari sebuah kayu antik, dan dibawanya ke warung Kating. Di warung Kating, Tebe meninggalkan uang untuk pembayaran kalau Tebe makan nanti sore.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 20
Tayang : Sabtu, 13 Agustus Juli 2011, pukul 20.00 WIB

Saat maghrib tiba, Tebe, Hasan dan anak-anak makan di warung Kating. Selesai makan, Tebe hanya dengan mengangkat tongkat maka tidak usah bayar. Ali dan Umar heran dan kagum dengan kehebatan tongkat Tebe. Tebe berniat membantu Hasan yang saat ini sedang didiamkan oleh Syifa. Tebe minta agar Hasan mau mengaji di depan Syifa.

Dan saat Hasan melakukan permintaan Tebe tersebut, ternyata Syifa sangat menyukai suara Hasan. Sayangnya, Syifa lalu minta agar Hasan coba mengulanginya karena Syifa ingin mendengar suara Hasan lagi. Tebe yang lagi njagain tape recorder suara orang ngaji, ketahuan oleh Shafa. Berita mengenai Tebe mempunyai tongkat ajaib yang bisa bikin orang bisa makan dan belanja berbagai barang dengan gratis sudah sampai ke telinga Maruf. Siapa lagi yang membawa kalau bukan Ali dan Umar. Tentu saja Maruf tertarik dan ingin membuktikan. Alangkah herannya Maruf ketika melihat Tebe berbelanja berbagai barang dan membayarnya hanya dengan mengangkat tongkatnya. Maruf bersemangat sekali untuk membeli tongkat milik Tebe tersebut dengan harga yang mahal sekali. Dan alangkah murkanya Maruf ketika bersama Ali dan Umar memborong isi warung, tapi tetap harus membayar.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 1 - 9

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 1
Tayang : Senin, 25 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

Ali dan Umar berebut lahan. Mereka berdua sama-sama teriak “ALLAHU AKBAR“. Mereka mengaku orang Islam tapi masa bekelahi sampai mereka dipisahkan oleh Bang Abu. Mereka mau berguru dengan Bang Abu. Kata Bang Abu kalau mau jadi muridnya, persyaratannya harus angkat sandal.

Saat angkat sandal, Umar baca bismillah tapi sambil mengeluh. Kata Bang Abu, bismillahnya bener, kelakuannya salah. Lain halnya dengan Hasan. Papanya kaget saat tahu Hasan masuk Islam. Tapi Hasan lebih kaget saat Ki Tejo bilang Islamnya Islam sampul. Beda halnya dengan Jejen. Kerjanya cuma mengeluh sampai dia ketemu Ma’ruf. Jejen dikasih duit tapi duit bohongan. Jejen jadi tambah kesal. Hasan diusir papanya karena sholat di rumah. Kata papanya, kalau sudah bisa menentukan agama sendiri, maka tentukanlah hidupmu sendiri.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 2
Tayang : Selasa, 26 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

Hasan pergi dari rumahnya. Dia bingung mau ke mana. Semua fasilitas diambil oleh papanya. Hasan pergi ke kampung Bang Abu. Dia tertegun di depan parkiran dan bingung harus kemana. Umar yang kenal dengan Hasan, mendekatinya. Umar tahu Hasan pasti diusir oleh papanya.

Umar mengajak Hasan tinggal di kontrakannya. Hasan tanya ke Umar, apakah dia punya pendingin ruangan alias AC. Umar bilang tidak ada AC, ada kipas angin saja. Jejen minta tolong sama Ma’ruf, karena istrinya sakit. Dia pinjam uang, mobil dan tenaganya Ma’ruf. Ma’ruf jadi pusing dibuatnya. Sementara itu, ibunya Ali tidak mau dikasih uang oleh Ali karena Ali mendapatkan uang tersebut dari hasil memeras orang lain. Begitu juga dengan Lukman, dia jadiin emaknya layaknya seorang pembantu. Syifa kaget pas tau, yang dibaca hasan itu AL QUR’AN terjemah, Umar yang nyuruh Hasan langsung lari pas dibilang sama Abu, kalo di belakang semua ini ada Umar.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 3
Tayang : Rabu, 27 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

JEJEN. Mempertanyakan pada BANG ABU, kenapa hidupnya susah, padahal dia juga Islam yang taat beribadah. Menurut BANG ABU, dalam cara mengenal Allah berbeda. BANG ABU mengatakan kalau JEJEN itu sudah kaya. Mungkin JEJEN sudah berdoa, tapi kurang khusyuk.

HASAN-SYIFA. HASAN melihat keadilan dari sisi berbeda. Kenapa dia dilahirkan dari ibu non-Islam. Kenapa tidak semua orang dilahirkan Islam saja? SYIFA coba menjelaskan bahwa yang lahir Islam pun belum tentu jadi muslim. Belum tentu masuk surga. Harusnya HASAN bersyukur telah terpilih oleh Allah menjadi orang Islam. Secara tidak langsung, HASAN juga belajar sholat pada SYIFA. MA’RUF. Mencuci foto untuk dibawa mati, sebagai bukti pahala yang telah dilakukannya. ALI-UMAR. Mempermasalahkan bismilah atau basmalah. TEBE. Selalu mendoakan orang tuanya, agar Allah mengampuni dosa mereka. Selain itu juga juga menasehati orang tuanya agar kenal dan dekat dengan Allah. Kalau kenal dan dekat, kalau minta apa-apa pasti diberi. USMAN. Beberapa jemaah di musholla kagum dengan sholatnya USMAN yang khusyuk. Seorang pencuri mengambil ban mobil Usman. Ternyata USMAN marah. BANG ABU bilang, kalau orang kehilangan masih marah, artinya dunia dan akhiratnya belum sebanding. USMAN sadar, bahwa kenapa dirinya bisa bermewahan sedangkan tetangganya dalam kemiskinan.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 4
Tayang : Kamis, 28 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

LUKMAN adalah seorang pemuda dari keluarga miskin yang mempunyai seorang ibu yang sangat ia sayangi hingga ia rela menjual martabak untuk memenuhi kebutuhan hidup, meskipun ibunya bekerja sebagai kuli cuci, Lukman merasa berhutang budi kepada ibunya hingga ia bertekad akan membahagiakan ibunya dan ia berjanji akan membelikan rumah, mobil dan akan memberangkatkan ibunya ke tanah suci.

TB dengan akalnya yang ia gunakan hingga ia mendapatkan martabak yang diberikan Lukman atas jasa ia mendoakan Lukman, martabak tersebut ia berikan kepada orang tua yang ia sayangi yaitu Ijah ibunya. Tb pun berjanji kelak besar nanti ia akan membahagiakan ibunya, adzan subuh berkumandang Tb membangunkan ibunya untuk sholat Subuh. Jejen mendengar Tb membangunkan Ijah, akan tetapi Jejen berpura-pura tidur pulas sampai di musholla Ali bertanya kepada Tb mengenai kenapa bismillah dibaca bismillah bukan basmallah. Tb menyuruh ali untuk bertanya kepada Utsman dan Utsman menjelaskan hal tersebut.

Ali dan Umar memperhatikan ketika Tb diberikan martabak oleh Lukman karena berdoa untuk Lukman dan ia berusaha bagaimana mendapatkan martabak gratis seperti Tb. Ali dan Umar mendekati Lukman kemudian ia menawarkan jasa doa kepada Lukman, Lukman menolak jasa Ali dan Umar karena ia nggak percaya doa orang dewasa dibandingkan doa anak kecil yang masih polos yang bisa diijabah, bagaimana untuk mendoakan orang lain sedangkan doa untuk dirinya saja belum terkabul. Ali pulang ke rumah, di rumah ibu Ali menolak uang pemberian Ali karena ibunya merasa uang yang diberikan Ali adalah uang darah yang Ali dapat dari hasil memaksa orang untuk membayar parkir.

Turunnya hujan merupakan keberkahan bagi Bang Abu, ia bertemu dengan Syafa teman waktu sma, bang abu terpikir tentang masa lalu yang pernah ia alami dengan Syafa dan akhirnya ia punya pemikiran seandainya Syafa mau ia akan mempersunting Syafa. Di rumah Bang Abu memperhatikan adiknya yang mulai jatuh cinta.

Ketika Hasan masuk ke rumah ia memberi salam, Surya ayahnya Hasan kaget mendengar Hasan memberi salam, di kamar Hasan mencari surat Arrahman dalam al-quran dan ketika Hasan sholat Subuh ia khawatir akan ayahnya mengetahui apa yang ia lakukan dan pada akhirnya ayahnya hasan merasa curiga karena ketika sarapan sebelum menyantap makanan Hasan mengucapkan basmallah.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 5
Tayang : Jumat, 29 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

Lukman berpakain rapi dan wangi ia hendak pergi mencari dambaan hati yang bisa merubah hidup dari kemiskinan kemudian ia bertemu dengan Bang Abu dan Ki Tejo, Ki Tejo memberikan wejangan kepada Lukman ia harus mencari wanita dari bobot, bebet dan bibitnya.

Tb merasa belum sempurna sunnahnya karena ia belum disunat. Kemudian Tb menyampaikan keinginannya untuk disunat dan diarak-arak menggunakan kuda sampai kebawa mimpinya. Orang tuanya, Ijah dan Jejen menyetujui keinginan Tb walaupun ia harus berusaha meminjam uang kepada orang lain.

Bang Abu bertemu dengan Syafa, Syafa bertanya kepadanya apakah benar Abu telah menyampaikan salam kepada Tb, Bang Abu tidak merasa demikian ia mengalihkan pembicaraan itu meminta maaf kepada Syafa menjelang bulan Ramadan.

Kecurigaan Surya ayahnya Hasan semakin kuat setelah ia melihat kamar Hasan penuh dengan buku-buku tentang agama Islam, Hasan mengetahui kecurigaan ayahnya sehingga ia akan memberanikan diri untuk bicara kepada ayahnya bahwa dirinya telah memeluk agama Islam, ketika Hasan memberanikan diri untuk bicara kepada ayahnya, ayahnya menolak pembicaraan itu sampai ia pulang dari Singapura.

Ma’ruf merasa tersinggung terhadap ungkapan Tb bahwa dirinya juga belum sempurna sunnahnya karena belum menikah, Ma’ruf berniat akan melamar perempuan yang cantik di kampungnya, Syifa adiknya Bang Abu, kemudian ia melangkah pergi ke rumah Bang Abu didampingi dengan Ali, Umar dan Ki tejo, didalam rumah Bang Abu lamaran Ma’ruf ditolak Syifa.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 6
Tayang : Sabtu, 30 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

Hasan bertemu dengan Ali dan Umar ia berkenalan dengan mereka, hasan bercerita berpacaran dengan syifa persyaratan yang harus dilakukan yaitu membaca Alquran, Hasan merasa tidak bisa membaca Alquran, Ali dan Umar menyarankan Hasan untuk membaca terjemahan.

Hasan membaca Alquran surat Arrahman yang ia bawa dengan jelas dan benar, Hasan selesai membaca, kemudian Bang Abu mengambil Alquran yang lain dan menyuruh Hasan untuk membacanya, Hasan merasa gugup karena tdk bisa membaca Alquran yang diberikan Bang Abu, sedangkan Alquran yang tadi ia baca hanya terjemahannya saja.

Maruf betemu dengan Jejen, ia langsung memberikan uang 500 ribu kepada Jejen dengan persyaratan mencarikan anak perempuan, tak lama kemudian Jejen membawa anak perempuan yang tidak sesuai keinginan Maruf karena jejen mambawa anak perempuan yang masih kecil. Maruf ke rumah Ki Tejo ia minta supaya Ki Tejo bisa menolong mencari jodoh untuknya tak lama kemudian Tb datang dan bicara kepada Bang Maruf bahwa manusia yang meminta kepada manusia susungguhnya ia manusia yang merugi karena sesungguhnya Allah yang maha mengabulkan segala permintaan.

Tb bertemu dengan Ki Tejo, Ki Tejo memberikan jimat kepada Tb untuk menghilangkan rasa sakit ketika disunat, Tb menolak pemberian jimat dari Ki Tejo karena menurut Tb ia hanya percaya kepada Allah dan bukan kepada jimat. Dengan akalnya Tb bisa mengelabui Ki Tejo dengan memberikan uang kepada Tb dan kemudian Tb lari.

Lukman melihat wanita cantik Alika namanya hendak masuk ke dalam mobil. Di lain hal seorang penjahat memperhatikan Alika juga yang punya niat jahat untuk mengambil tas Alika, ketika Alika akan hendak masuk ke mobil penjahat itu menghampiri Alika lalu mengambil tas Alika, Alika berteriak. Lukman melihat kejadian itu ia langsung mengejar penjahat tersebut dengan rasa was-was dan ragu-ragu. Penjahat tersebut lebih berani dari Lukman hingga Lukman dibuat gugup ketika berhadapan, Lukman meminta kepada penjahat supaya tasnya yang dikembalikan dengan alasan yang tepat akhirnya penjahat tersebut mengembalikan tas Alika ke Lukman.

Merasa menjadi pahlawan Lukman memberikan tas tersebut ke Alika, Alika merasa kecewa karena uang yang berada di tas tersebut hilang, dengan rasa kesal dan membantingkan pintu mobil, Alika pergi.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 7
Tayang : Minggu, 31 Juli 2011, pukul 19.00 WIB

TEBE akhirnya disunat. Beberapa tokoh di kampung itu memberi support baik berupa bantuan maupun doa. BANG ABU memberi nasehat kepada TEBE, apa arti sunat bagi seorang muslim. HASAN yang ternyata juga belum sunat, tiba-tiba juga ingin disunat.

Dengan bantuan BANG ABU dan SYIFA, jadilah HASAN melaksanakannya di rumah BANG ABU. Sementara itu, karena kuatir gunjingan orang, MA’RUF yang sudah cukup tua itu berniat menikah. Tapi calonnya belum ada. ALI-UMAR diminta mencarikan jodoh, kalau masih mau ngontrak di rumah MA’RUF. Calon pertama ditolak karena adiknya banyak, MA’RUF takut bangkrut.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 8
Tayang : Senin, 1 Agustus 2011, pukul 19.00 WIB

Baru pulang sunat HASAN masih pakai sarung. Surya yang melihat, menegurnya kalau di komunitas mereka tidak ada yang pakai sarung, tapi pakai celana panjang. HASAN diajak SURYA pesta di rumah oomnya, pesta daging babi. HASAN minta pertimbangan SYIFA.

Disarankan datang, tapi tidak ikut pesta. HASAN diminta segera belajar ngaji. SURYA melihat HASAN bersama gadis berjilbab, SYIFA. SURYA khawatir, HASAN terbawa ke keyakinan Islam karena bergaul dengan gadis itu. Sementara itu, TEBE masih pake sarung karena habis disunat. Anak religious ini memberikan uang hasil hadiah sunatan pada orang tuanya. Kendati baru sunat TEBE bermain bola. Bola kena Ma’ruf. Saat Ma’ruf terjatuh, difoto Tebe. Kali ini ALI-UMAR dapat pelajaran bahwa makhluk yang diharamkan pun masih lebih berguna dari pada orang yang tak pernah berzikir. Adalah ALIKA gadis cantik, kaya dan pintar, bertanya pada Tebe, siapa orang paling ikhlas di sini. Kata Tebe, Lukman, tukang martabak. Ada apa Alika menanyakan orang paling ikhlas? Sedangkan MA’RUF yang ingin punya istri, melihat Siti adalah gadis yang cocok untuk dirinya. Tapi Siti tidak mau. Dengan kekayaannya Ma’ruf bisa merubah keputusan Siti.

Sinopsis Sinetron Sampeyan Muslim Episode 9
Episode 09, Selasa, 2 Agustus 2011

Lukman bagaikan mendapat durian runtuh. Alika, si gadis kaya, menaksirnya. Tapi emak Lukman melihat ada yang kurang pada diri Alika, yaitu sikap dan cara bicaranya. Meskipun demian, akhirnya Lukman menikahi Alika.

Hasan belajar membaca huruf Arab. Gurunya Tebe. Diam-diam Syifa juga memperhatikan. Hasan mencari kesempatan untuk bertemu Syifa di rumah, tapi selalu terganggu Bang Abu. Kali ini Hasan beralasan mau minta maaf menjelang bulan Ramadhan. Hasan dapat informasi dari Tebe, kalau orang Islam tidak ada yang pacaran, tapi taaruf. Hasan bingung tidak tahu artinya.

Ma’ruf memberikan apa saja yang diminta Mpok Ida agar mau memaksa Siti. Mpok Ida punya rencana besar bila Ma’ruf jadi menantunya. Maka ia memaksa Siti agar mau dinikahi Ma’ruf, dengan alasan karena pasti keluarganya akan kenyang setiap hari. Akhirnya Siti bersedia dan Ma’ruf menikahinya.

Tebe tidak bosannya, selalu menasehati Emaknya mengenai Emak yang belum mau pakai jilbab.

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 26 - 27

Sinopsis Sinetron Ranum Bagian VI Episode 26 - 27 diawali dengan keadaan Maliq yang stress banget mendengar kata-kata Miranda. Tapi dia tidak bisa menyalahkan Miranda, karena memang sejujurnya, ia hanya bisa memberi penderitaan ke Ranum, semenjak mereka menikah. Maliq jadi sedih akan kenyataan ini. Sementara itu Pandu juga bingung di tokonya. Karena nggak bisa menghubungi Ranum.. Adila berusaha menutupi, karena tau Maliq sedang ada di RS. Adila berdalih, bilang bahwa Ranum tadi minta ijin karena ada keperluan keluarga. Pandu tampak khawatir dan mencecer Adila yang deg-degan menutupi kalau Ranum sakit.



Sinopsis Sinetron Ranum Episode 26
Tayang : Rabu, 24 Agustus 2011, pukul 21.00 WIB

Maliq stress banget mendengar kata-kata Miranda, tapi dia nggak bisa menyalahkan Miranda, karena memang sejujurnya, ia hanya bisa memberi penderitaan ke Ranum, semenjak mereka menikah. Maliq jadi sedih akan kenyataan ini.

Miranda terus merepet, betapa dia kecewa sama Maliq, yang dulu pernah janji akan membahagiakan Ranum, dan memberi kehidupan yang baik buat anaknya…Maliq lalu bilang bahwa dia akan mencari biaya rumah sakit Ranum, tapi ia mau menemui Ranum dulu. Miranda melarang, katanya, sebelum Maliq datang membawa uang, maka Maliq nggak akan bisa menemui Ranum!

Sementara itu Pandu juga bingung di tokonya. Karena nggak bisa menghubungi Ranum.. Adila berusaha menutupi, karena tau Maliq sedang ada di RS. Adila berdalih, bilang bahwa Ranum tadi minta ijin karena ada keperluan keluarga. Pandu tampak khawatir dan mencecer Adila yang deg-degan menutupi kalau Ranum sakit.

Pandu yang masih gelisah melewati rumah Ranum, tapi rumah dalam keadaan sepi, karena Miranda masih di RS, sampai akhirnya dia melihat Maliq masuk ke rumah Ranum, Pandu langsung memanggil Maliq, karena mengira Maliq adalah kakaknya Ranum (seperti dulu kata Adila). Maliq kaget melihat Pandu. Pandu nanya Ranum di mana? Dan Maliq menyembunyikan rasa cemburu dan ingin taunya dan Maliq bertanya, ada apa Pandu mencari Ranum? Pandu mengira, Maliq hanya over-protective ke adiknya. Pandu cuma bilang, ada urusan kerjaan. Maliq mulai merasa nggak nyaman Ranum bekerja di tokonya Pandu. Maliq lalu bilang Ranum kayaknya lagi nggak ada. Maliq nggak mau Pandu menjenguk Ranum ke RS. Pandu tampak kecewa dan balik.

Maliq masih pusing sepeninggal Pandu. Di mana ia bisa dapat pinjaman uang?? Maliq mencari Samira, tapi nggak ada. Mila yang baru datang juga tampak panik. jangan-jangan Mama kabur lagi. Maliq berpikir dan shock. Jangan-jangan ibunya melabrak Paris karena dianggap mencelakakan Maliq, saat kejadian di Surabaya itu. Mereka berbondong ke rumah Paris.

Samira datang dan menyerang Paris, karena dianggap mencelakakan Maliq. Paris mengelak. Samira dan Paris perang mulut lagi. Dan berantem. Sampai Maliq dan Mila datang, Maliq megangin Paris. Mila mengangin Samira. Maliq teriak minta Mila ngajak Samira pergi dulu. Karena kejaidan di Surabaya bukan salah Paris, Samira tak suka Maliq membela Paris. Maliq meminta Paris pulang.

Paris tampak luka mukanya kena cakar Samira dan nangis beneran karena kesal dan frustasi. Paris menangis teriak ke Maliq. Bilang aja kamu mau nyalahin saya? Tapi Maliq malah minta maaf untuk ulah Samira ibunya. Dan juga menasehati Paris untuk bertobat. Lalu Maliq pergi, dengan wajah yang masih kusut. Paris tertegun, dan nggak menyangka Maliq akan membelanya. Tapi Paris juga melihat bahwa Maliq sedang ada masalah. Paris merasa harus memanfaatkan peluang itu, Paris pun berusaha untuk cari tau.

Kapan Attar pulang dari rumah sakit dan bagaimana? Ini harus dijelasin dulu. Penuh kasih sayang Paris harus membawanya pulang. Memanjakan cinta pada Attar. Tindakan sangat romantis, membuatnya merasa bahwa dia adalah wanita terbaik dan istri di seluruh dunia

Maliq pulang dan Paris terus memikirkan Maliq. Mungkin daripada melenyapkan Maliq, akan lebih berguna jika Paris bisa ‘merangkul’ Maliq. Sementara Paris juga harus tetap fokus untuk bisa punya anak dengan Attar, demi kebagian harta warisan.

Paris pun terduduk di kursinya dan mulai merasa kesepian di rumah besar ini. Dengan Attar yang tak bisa apa-apa. Mila menenangkan Samira, dan habis itu Mila juga menangis sendirian dalam sholatnya. karena ia nggak siap untuk hamil dan punya anak. Apalagi dengan kondisi yang seperti ini. Mila mohon ampun tapi ia harus menggugurkan kandungannya.

Di RS, Ranum sadar dan mulai mencari Maliq. tapi Miranda berbohong, dan bilang Maliq kan juga sakit di rumah dan nggak bisa nengok. Ranum yang masih lemah tampak merindukan Maliq.

Maliq ngomongin masalahannya ke Zul. Akhirnya Zul gak tega. Ngajakin Maliq kerja sampingan sama dia. Tapi jualan baju-baju dalam wanita. Itu yang sekarang paling laku karena mau Lebaran. Maliq agak ragu. Tapi Zul bilang yang penting halal.

Maliq and Zul jualan dari kampung ke kampung. Di tengah jalan, ketemu sama ibu Miranda. Miranda kaget dan makin menghina-hina Maliq.

Besoknya Maliq minjem ke kantor dan langsung ditolak karena ia pernah punya masalah dengan keuangan kantor.

Pandu pun kaget pas Ranum nggak masuk kerja karena sakit. Adila makin gelisah dan ngaku kalau Ranum jatuh kemarin dan masuk RS, Pandu langsung marah ke Adila dan lari ke RS.

Paris ke tempat Attar dan dengan keadaan Attar sekarang, mereka akan lama punya anak. Paris kepikiran untuk bayi tabung saja dan pergi ke RS utk konsultasi ke dokter.

Saat Maliq ke RS, Miranda makin menghina-hina Maliq dan melarang Maliq ketemu Ranum. kita buat suasana sedih ketika Ranum seakan-akan bangun mendengar suara Maliq dan Maliq berusaha melihat ke dalam ruangan Ranum.

Di sana Paris melihat Maliq lagi memohon-mohon ke Miranda untuk ketemu Ranum. dan Paris melihat kalau Miranda nggak suka dengan Maliq. Paris memperhatikan dengan teliti dan tersenyum sinis. Paris melihat Maliq pergi dan Pandu datang. Paris lalu kaget siapa dia? Dan terus memperhatikan.

Miranda seneng banget liat Pandu dan nggak ada Maliq. Miranda dengan muka tebelnya minta bantuan ke Pandu, tanpa sepengetahuan Maliq. Pandu tentu saja mau membantu, dengan menanggung biaya pengobatan Ranum yang cukup besar, dengan dalih biaya kantor.

Pandu mau ketemu Ranum, tapi pas banget ada dokter yang mau memeriksa Ranum. Jadi nggak bisa. Pandu kemudian pergi ngantor lagi.

Miranda kaget melihat Paris muncul. Paris bilang gimana kalau Maliq sampai tau kalau Miranda minta uang ke Pandu. yang sependengarannya tadi boss nya Ranum di kantor dan kayaknya Pandu naksir Ranum. Jangan-jangan Pandu nggak tau Ranum sudah menikah. Miranda minta Paris jangan kasih tau Maliq. Apalagi kasih tau Pandu kalau Ranum sudah nikah. Karena Miranda benci Maliq yang cuman bisa kasih penderitaan. Paris tersenyum. Paris berpikir, Miranda bisa diajak kerja sama. karena mereka rasanya punya kepentingan yang sama. Paris bilang, dia mau membantu Miranda, bahkan Miranda bisa dapat imbalan uang. Tapi syaratnya, Miranda harus nurutin kata-katanya dan perintahnya kalau ia memerlukan bantuannya. Miranda begitu diperlihatkan uang, matanya langsung ijo, dan langsung ngangguk-ngangguk setuju apalagi pas Paris kasih uang banyak.

Lalu Paris ke dokter dan dikasih tau kalau mereka harus memeriksa Attar untuk ikutan program bayi tabung. Mila ke kampus dengan muka pucat pasi dan minjam uang ke Daniel. Ruben liat Mila dikasih uang ama Daniel dan cemburu.

Pas Daniel pergi, Ruben menemui Mila dan menuduhnya perempuan sok tahan harga padahal sama juga kayak cewek-cewek lain yang suka morotin cowok. Kayak barusan ama Daniel. Daniel balik lagi dan langsung meninju Ruben pas denger kata-kata Ruben.

Mereka jadi berkelahi dan Mila terdorong dan jatuh. Mila reflek memegangi perutnya. Tapi kemudian cepet-cepet biasa aja karena takut Ruben curiga. Ruben bilang selamanya dia nggak akan perduli lagi ama Mila. Mila nangis di pelukan Daniel. Daniel pikir karena Ruben, padahal karena Mila nangis karena sedih harus ke klinik aborsi.

Mila ke klinik aborsi dan bikin janji besoknya untuk menggugurkan kandungan. Di jalanan Mila seakan-akan kena azab Allah dan hanya melihat bayi dan anak-anak batita di mana-mana. Mila makin terpuruk merasa dosa.

Ruben ternyata juga mengalami hal yang sama. Tiba-tiba dia menyelamatkan stroller bayi di jalan dari ditabrak mobil dan pas Ruben menggendong bayi yang nangis sambil mencari ibunya. Ruben merasa sesuatu yang lain. Ternyata bayi itu begitu lembut dan lucu. Ruben lalu balik lagi berlagak bersikap macho dan merasa kalau akhir-akhir ini dia udah aneh banget.

Ruben sadar mau jadi ayah dalam usia muda. Bikin Ruben menyuruh Mila untuk menjauh dari dia. Mila hancur, dan Bima datang sebagai penyelamat. Ruben digambarkan sebagai cowok terlalu sensitif. Dia gambaran cowok masa kini. Dia nggak berpikir panjang. Dia masih muda. Dia itu pelarian, lari dari masalah. Jadi bikin Bima datang sebagai penyelamat.

Maliq akhirnya datang ke rumah sakit. Di sana ia kaget karena melihat ada Pandu di dalam ruangan Ranum, lagi menjenguk Ranum ketika selesai operasi. Maliq kesal dan mau masuk ke ruangan Ranum, tapi pihak rumah sakit menahannya, dan hanya mengizinkan Pandu yang masuk ke ruang ICU, dengan dalih bahwa hanya suami yang boleh mendampingi Ranum menjenguk di ICU. Maliq shock. Maliq melawan, dan bilang bahwa dia suami Ranum. Petugas RS menggeleng, dia lihat di kwitansi, semua biaya rumah sakit Ranum, dibayar oleh Pandu, suaminya Ranum.

Sementara itu Ranum sendiri gelisah, dan tak mengerti, kenapa Maliq tak muncul-muncul menjenguknya. Yang datang menjenguk malahan Pandu. Ranum merasa berdosa sebagai istri.

Maliq bertemu Miranda dan bilang ia bertanya kenapa Pandu ada di dalam dan dokter bilang dia suaminya Ranum? Miranda balik bertanya, emang Maliq bawa uangnya buat biaya Ranum?? Maliq kesal, dan marah-marah ke Miranda, Miranda balik marah-marah, dan mengusir Maliq dari rumah sakit. Malig juga ngga boleh pulang ke rumah Miranda lagi. Kamu sebagai laki-laki tuh nggak punya harga diri sama sekali!! Maliq terdiam..Miranda sinis bilang kalau nunggu Maliq ngumpulin duit dari jualan baju daleman itu, si Ranum anaknya udah mati sekarang. “Kamu pikir aku senang dengan keadaan ini? Untung ada Pandu yang mau membiayai Ranum.”

Pas Maliq pergi, di depan RS ia ketemu Paris dan langsung pura-pura baik. Dan bilang dengan manisnya, bahwa dia belum sempat mengucapkan terima kasih atas kejadian waktu di Surabaya. Maliq menanggapi dengan dingin.

Paris kemudian menghibur Maliq yang sedih dan bilang next time kalo ada kepepet apa-apa, pinjam uang aja ama dia. Paris menunduk dan bilang ia sadar kalau selama ini ia salah dan pura-pura nangis. Dan bertekad mau berubah.

Maliq pun jadi baik sama Paris dan Paris makin seneng. Ia akan bisa ‘mendekati’ dengan Maliq.

Sementara Miranda yang menjenguk Ranum, ketika Ranum bertanya soal Maliq, Miranda dengan pura-pura kesal dan sedih, bilang bahwa Maliq udah dikasih tau, tapi malah nggak sempat datang. Alasannya sibuk.

Maliq ke rumah Zul, dan nginep di situ lagi, karena udah diusir sama Miranda. Zul menghibur Maliq.

Malamnya Maliq sedih memikirkan Ranum, kangen dengan Ranum. Ranum juga menangis di kamar rumah sakit, merindu Maliq. Sementara Paris dapat keterangan dari dokternya, dan Paris shock pas dikasih tau kalau Attar nggak akan bisa punya anak. Alias mandul.

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 27
Tayang : Kamis, 25 Agustus 2011, pukul 21.00 WIB

Paris shock berat ketika tau Attar nggak bisa punya anak. Jadi semua usahanya selama ini sia-sia dong. Tanpa anak, semua harta itu akan hilang.
Paris yang lagi bingung melihat Miranda di RS dan tiba-tiba jadi punya rencana licik kalau ia nggak bisa punya anak dari Attar, berarti ia harus punya anak dari keturunan keluarga Attar yang lain yaitu Maliq!

Ranum sendiri lagi dikunjungi oleh Pandu dan merasa risih saking risihnya, Ranum udah mau mengaku soal statusnya dibuat tegang pas Ranum mau ngaku. Miranda masuk dan langsung mengalihkan obrolan. Pandu pamit dengan muka happy karena menyangka diterima keluarga Ranum. Sedang Ranum nampak jengkel sama ibunya. Maksud Ibu apa sih? Ini nggak bener Bu.

Ibunya ngomel, udah kamu tutup mulut aja dulu. Ibu biarin kamu nentuin pilihan kamu sendiri, jadinya kamu dapat suami kayak si Maliq itu. Ranum ngotot, emangnya, kenapa dengan Maliq? Buat Ranum dia suami yang baik dan bertanggung jawab Miranda mulai merepet, apaan? Dia cuma dagang baju-baju daleman sama si Zul, apa yang bisa kamu harepin dari suami kayak dia? Kalo ngga ada Pak Pandu, siapa yang bisa bayarin kamu dirawat di RS ini?

Ranum tetap protes ke Miranda tapi Miranda bilang Pandu yang bayar biaya operasi Ranum. Jadi kalau Ranum mau ngaku soal statusnya itu tunggu aja sampai Maliq bisa membiayai Ranum dan rasanya itu nggak akan kejadian, karena bahkan orang lain yang harus menyelamatkan Ranum.

Di balik pintu Paris denger dan langusung tersenyum licik jadi Ranum ngakunya single ke Pandu dan Maliq nggak tau??

Miranda kaget liat Paris, tapi kemudian Paris mengeluarkan uang segepok dan bilang…saya perlu bantuan kamu, Miranda tersenyum melihat uang itu.

Maliq sendiri pengen minta tolong Pandu, supaya bisa ketemu ama Ranum. Demi Ranum, Maliq rela menelan harga dirinya dan ia akan cerita semuanya ke Pandu. Supaya Pandu nggak mendekati Ranum lagi atau disangka suaminya, Maliq mau agar kesalahpahamannya selama ini jadi jelas. Karena di mata Pandu, Ranum kan masih single.

Pas banget Maliq udah mau ketemu Pandu, Paris muncul di depannya dan bilang ada sesuatu yang Maliq harus tau. Maliq shock pas tau kalau Ranum ngaku single depan Pandu…Maliq nggak tau kalau ini ulah Adilia. Tapi Maliq nggak percaya dan mau nanya ke Ranum. Maliq ke RS.

Samira ama Mila di RS juga mau menjenguk Ranum dan dihalang-halangi oleh Miranda. Maliq datang dan nanya apa ini ulah Miranda yang bikin Ranum seolah-olah belum nikah di depan Pandu? Miranda marah, Samira dan Miranda juga bertengkar dan akhirnya.

Miranda mengusir Maliq dari rumahnya, dan bilang kalo Maliq itu suami yang tak berguna. Istrinya sakit aja, dia tak mau membiayai pengobatannya. Samira membantu dan bilang kalau Miranda nggak harusnya menghina Maliq. Roda kehidupan kan terus berputar, ada kalanya di atas ada kalanya di bawah. Jadi Miranda nggak perlu menghina. Miranda berkelit, iya memang roda kehidupan berputar, tapi harusnya Maliq pinter-pinter dong kayak Jackie Chan, jadi bisa akrobat, pas roda kehidupan lagi di bawah, dia bisa tetep berlari untuk tetap di atas. Samira kesal, ngomong sama Miranda emang nggak ada mau kalahnya.

Buntut-buntutnya Miranda ikutan mengusir Samira bahkan mendorongnya sampai jatuh. Maliq sakit hati, tersingkir, dan bertekad mau membuktikan bahwa dia laki-laki yang bisa berguna.

Maliq, Samira dan Mila pun terlunta-lunta di jalan dan akhirnya sampai rumah Zul. Zul kaget dan bilang untuk sementara sih bisa, tapi rumahnya kan kecil. Maliq jadi nggak enak tapi nggak punya pilihan lain.

Paris tersenyum senang denger laporan Miranda. Sebentar lagi Maliq akan jatuh ke tangannya. Besoknya, Ranum balik ke rumah dan dijemput Pandu. Di rumah, Ranum shock pas tau Maliq dan keluarganya udah nggak ada. Miranda berusaha memfitnah Maliq, bilang kalo Maliq itu enggak bertanggung jawab. Tapi tentu saja Ranum nggak percaya. Dan langsung kabur mencari mereka.

Miranda kesal dan lapor ke Paris. Ranum berusaha menghubungi Maliq, tapi nggak bisa-bisa juga, karena memang nomor hp Maliq yang dulu ilang. Ranum akhirnya menelepon Zul dan tau mereka di rumah Zul. Ranum dengan masih lemah ke rumah Zul.

Suasana sedih ketika Ranum mohon ampun ke Samira soal sikap Miranda. Maliq datang dan bersikap dingin. mereka ngomong berdua dan intinya Maliq akan kembali kalau udah sukses aja, supaya nggak dilecehkan Miranda.

Ranum balik dengan sedih tapi Samira mengejar dan bilang selamanya Ranum menantunya. Ia akan bantu mereka baikan. Mila sendiri juga mencurigai kebaikan Bima yang datang membawakan vitamin dll ke kampus Mila. Mila diam-diam tetap mau menggugurkan kandungan.

Mila ke dokter dan dengan berurai air mata siap mau diaborsi di ruangan. Sampai Bima melabrak masuk dan dengan paksa membawa Mila pergi. Mila nangis ketika Bima sok bijak dan bilang kalau dulu dia jahat sama Mila tapi dia berubah karena. Bima berbohong dan bilang kalau ceweknya dulu meninggal karena aborsi makanya dia nggak mau nasib Mila sama. Mila jadi mulai percaya sama Bima.

Bima kaget pas tau Mila dan keluarganya numpang di rumah Zul. Bima ke Paris dan kasih tau soal ini. Paris bilang dia udah tau dan dia akan mempergunakan ini untuk kebaikan mereka. Paris ketemu Maliq dan pura-pura sudah insyaf, untuk merangkul Maliq, mengajaknya tinggal kembali bersama Attar yang sakit di rumah keluarga Samira yang kini ia kuasai. Tentunya Maliq tidak digambarkan orang yang bodoh yang percaya mulut manis Paris, tetapi saat itu tak ada pilihan untuk ‘menerima tawaran’ Paris, untuk nantinya Maliq mengumpulkan kekuatannya untuk ‘merebut kembali’ Ranum. Karena cinta Maliq terhadap Ranum, tak pernah redup. Samira dan Mila pun marah dan nggak percaya sama Paris. Tapi mereka juga nggak ada pilihan lain. Apalagi mereka bisa ketemu Attar di rumah.

Ranum kaget ketika ke rumah Zul dan tau mereka semua ke rumah Paris. Ranum ke sana dan konfrontasi dengan Maliq untuk jangan percaya sama Paris. Ranum didukung oleh Samira dan Mila tapi Jrengg. Maliq percaya sama Paris sekarang. Ranum dan Paris tatap-tatapan dan Ranum bilang, selamanya dia akan melindungi keluarganya.

Nggak cuman Ranum, Jody juga marah ke Paris dan mulai ketakutan kalau Paris akan menusuk dia dari belakang. Tapi dengan lihai Paris menutupi dari Jody. Reaksi Attar ketemu keluarganya, suasana haru. Tapi Samira kecewa karena Attar makin sayang sama Paris yang dianggap ‘malaikat’ yang baik.

Ruben melihat Mila dan Bima di kampus dan sadar dia nggak bisa melupakan Mila. Ruben mendekati Mila lagi tapi terlambat. Mila udah nggak mau terima lagi. dan Bahkan ngaku Bima pacarnya. Ruben patah hati.

Di toko Pandu, Fadia nggak sengaja ke sana dan ketemu Pandu. Pandu kasian dan kasih kerjaan dan Fadia ketemu Ranum dan hampir keceplosan kalau Ranum iparnya. Adila cepet-cepet menarik Fadia dan cerita soal kenapa Pandu salah paham dan juga tentang keluarga mereka yang di rumah Paris sekarang. Fadia jadi khawatir dan bilang kalau dia harus berbuat sesuatu dan dia tau harus ngapain.

Jody kaget pas Fadia balik ke rumah. Fadia bilang mereka akan cerai tapi dia nggak bodoh..dia masih berhak tinggal di rumah ini. Jody bete tapi nggak bisa ngapa-ngapain. Dalam hati dia mulai menyesal salah percaya sama Paris.

Di rumah, Samira dan Paris berantem soal pengobatan Attar. Paris lalu pura-pura nangis supaya Maliq kasian dan membelanya. Gara-gara ini Maliq makin deket ke Paris dan bikin Samira makin bete, dan melapor ke Ranum.

Ranum nggak habis pikir kenapa Paris mendadak baik. Pasti ada maunya. Ranum minta Samira mengawasi terus apa rencana Paris selanjutnya. Paris makin memanasi Maliq. Ranum sedih karena kangen dengan Maliq.

Miranda dengan gaya OKB juga ketemu Samira…Samira juga kaget dari mana Miranda dapat uang?? Tapi Miranda ngeles dan bilang Pandu yang kasih…dan minta Samira urus cerai anaknya dengan Ranum…Samira marah sampai kapan pun, kecuali Ranum yag minta…nggak akan anaknya cerai dengan Ranum..mereka ngotot-ngototan dan cakar-cakaran lagi.

Paris menaruh racun di obat Attar.. Dia harus menyingkirkan Attar supaya bisa dinikahi Maliq.

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 21 - 25

Sinopsis Sinetron Ranum Bagian V Episode 21 - 25 diawali dengan upaya pencarian Samira oleh Maliq dan Ranum, mereka terhalang oleh sebuah bus menghalangi penglihatan mereka, sehingga mereka tak bisa melihat Samira. Begitu pandangan mereka ke arah lain, bus itu lewat dan kita lihat Samira masih terlihat di seberang jalan. Ranum sempat melihat sekilas Samira sekelebat, Ranum berteriak, “Itu Mami.” Maliq menoleh dengan cepat ke arah yang ditunjuk oleh Ranum… Namun Samira sudah keburu belok. Maliq dan Ranum berlari menyebrang. Samira sampai di persimpangan jalan, dia mengambil jalan lurus di depannya. Waktu Maliq dan Ranum sampai di sana, mereka engga sempat bisa liat Samira yang udah jalan ke depan, jadi Maliq milih jalan ke kanan, sedangkan Ranum memilih jalan ke kiri.


Sinopsis Sinetron Ranum Episode 21

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 22

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 23
Tayang : Jumat, 19 Agustus 2011, pukul 21.00 WIB

Meski punggungnya sakit, Samira berjalan dengan cepat di jalanan. Ranum dan Maliq kelimpungan nyariin Samira. Saat Maliq dan Ranum sampai di suatu tempat, dan celingukan, kita lihat tepat di belakang mereka, di seberang jalan, Samira melintas dengan cepat.

Maliq dan Ranum celingukan, lalu saat sama-sama melihat ke belakang mereka, sebuah bus menghalangi penglihatan mereka, sehingga mereka tak bisa melihat Samira. Begitu pandangan mereka ke arah lain, bus itu lewat dan kita lihat Samira masih terlihat di seberang jalan. Ranum sempat melihat sekilas Samira sekelebat, Ranum berteriak, “Itu Mami.” Maliq menoleh dengan cepat ke arah yang ditunjuk oleh Ranum… Namun Samira sudah keburu belok. Maliq dan Ranum berlari menyebrang. Samira sampai di persimpangan jalan, dia mengambil jalan lurus di depannya. Waktu Maliq dan Ranum sampai di sana, mereka engga sempat bisa liat Samira yang udah jalan ke depan, jadi Maliq milih jalan ke kanan, sedangkan Ranum memilih jalan ke kiri.

Akhir sampai di suatu tempat, Samira kecapekan dan kesakitan. Ranum dan Maliq engga berhasil nemuin Samira. Mereka kembali ke pertigaan dan mengambil jalan lurus. Samira kaget, mergokin mereka berdua. Dia buru-buru ngumpet di balik pilar toko. Maliq dan Ranum jalan menuju toko tersebut. Kita bangun ketegangan. Mereka istirahat untuk ngatur napas mereka. Keduanya kecewa banget, tak bisa menemukan Samira. Samira meliat mereka kecewa, mereka bahkan engga sempat pake alas kaki. Samira jadi engga tega dan terharu liat begitu besarnya perhatian mereka kepada Samira. Matanya jadi berkaca-kaca. Ranum kaget waktu denger ada suara sesenggukkan. Dia langsung nyamperin ke arah suara itu, dan kaget melihat Samira sedang menangis. Ranum berseru astagfirulloh, dan langsung menghampiri sambil memanggilnya. Maliq juga nenangin Samira. Maliq dan Ranum mebawa Samira pulang.

Halimah dan Mila juga menyambut Samira dengan cemas. Maliq bilang ke Samira, kalo Mami gini terus, gimana kita bisa atasi masalah ini. Samira bilang, Mami benci banget sama si Paris dan Jody, apa pun yang terjadi rumah dan perusahaan itu akan jadi milik Mami lagi, kalo Mami boleh nyekek, udah Mami cekek deh tuh mereka. Halimah bilang, iya, iya, tapi untuk itu kamu harus sabar. Ranum juga bilang ke Samira, yang lalu biar aja berlalu, sekarang kita harus pikirin gimana memperbaiki semuanya. Maliq coba bikin ibunya tenang dengan bilang dia akan ngomong ke pengacara besok, kita liat tindakan hukum apa yang bisa mereka pakai untuk melawan tiga penjahat itu.

Attar terbangun dan nanyain Samira dan Mila ke Paris. Paris mulai nangis, akting sedih dan bilang mereka berdua berantem sama Paris, gara-garanya Paris ga kasih ijin mereka bawa Attar ke kamar Samira. Tapi ini cuma alibi. Sebenarnya sih Samira engga suka kalo Paris ngurusin perusahaan dan pegang kuasa di perusahaan itu, karena Attar nyerahin tanggung jawab perusahaan itu ke Paris. Ranum juga sih udah ngeracunin pikiran Samira dengan bikin tuduhan kalo Paris selingkuh sama Jody. Samira mulai benci Paris sampe-sampe marah banget. Samira dan Mila bahkan mukulin dan robek baju Paris. Paris lalu kasih liat cakaran di lengannya dll, yang dia akui dilakukan oleh Samira dan Mila. Paris bilang, ya aku teriak-teriak aja, dan mereka jadi kabur deh dari sini. Attar kaget. Mereka kabur ke mana? Paris bilang, aku udah cari mereka, tapi aku engga berhasil. Paris bilang aku engga mau ah ngurusin perusahaan lagi.

Dengan susah payah, Attar ngomong, berusaha kasih pengertian ke Paris, kalo aku masih begini, trus siapa dong yang bakal ngurus perusahaan? Akhirnya Attar memutuskan, engga usah pikirin mereka. Lanjutin aja kerjaan kamu di kantor. Paris terpaksa, dengan berat dia mau. Dan itu hanya demi Attar, suaminya tercinta. Kalo bukan Attar yang minta, dia nggak mau deh. Kita perlihatkan betapa Ranum dengan kasih sayangnya, mempersiapkan sahur buat Samira dan keluarga. Samira merasa malu dan nggak enak, karena dia masih sakit. Samira mau membantu, tapi Ranum melarangnya. Ranum juga berusaha bikin Mila ngerti kalo Mila harus mulai kuliah lagi. Mila keliatan berpikir. Mila males ketemu sama Ruben tapi dia nggak bisa menghindar terus kayak gini Mila tiba-tiba merasa mual tapi dia menyangka masuk angin dan langsung dibuatin minuman hangat sama Ranum.

Akhirnya Fadia cerita soal suaminya yang ngeduain dia. Pandu minta Fadia janji untuk engga coba-coba bunuh diri lagi. Fadia minta maaf dan janji dia engga akan nekat lagi. Dia juga ngucapin terima kasih ke Pandu. Fadia mulai suka sama Pandu dan bertanya-tanya siapa dia, karena Pandu lupa kasih tau kerja di mana dan alamat rumahnya…Fadia padahal adalah ipar Ranum. Di kantornya Maliq terus diteken untuk kerja kasar demi menggantikan uang perusahaan. Salah satunya dia harus menjualkan alat blender keluaran perusahaan ini…Maliq kemudian jualan di jalanan tapi nggak ada yang mau beli..Maliq jadi putus asa….Kita gambarkan cobaan puasa di mana Maliq frustasi dan mau memaki..tapi tersadar dan menutup mulutnya..ini kan puasa, Ranum kaget pas Pandu bilang kemarin mau main ke rumah Ranum..Ranum udah mau ngaku aja ketika Adila dtg dan bilang kalau ibu dan kakak laki-laki Ranum galak segala..jadi mendingan Pandu nggak ke rumahnya…Pandu tampak mengangguk-angguk pasrah dan bertekad untuk menaklukan Ranum dulu…baru keluarganya…Pas Pandu pergi…Ranum protes ke Adila tapi Adila mohon mereka sudah terlanjur boong dan harus tetap berusaha boong…Ranum sedih karena nggak bisa jujur ke Pandu.

Waktunya Paris berangkat kerja. Seperti biasa, dia nyampurin obat bius ke obatnya Attar. Hp Paris bunyi. Dia jawab dan dia bilang dia segera berangkat menuju kantor. Dari percakapannya kita tahu kalo kerjaannya lagi demanding banget. Paris bilang ke Attar kalo ibu dan adiknya belum datang juga, kayaknya mereka pergi ke rumah Ranum dan Maliq.

Engga lama, Bima muncul. Dia nanya soal kondisi Attar. Bima kasih saran ke Paris, sebaiknya Attar dibawa ke rumah sakit, kalo engga bayar perawat untuk jagain Attar supaya Paris kerjaannya engga keteteran. Paris bilang dia engga bisa percaya sama perawat macam itu. Dia engga mau ada apa-apa sama Attar. Bima bilang, ya susah kalo kamu mau ngantor juga tapi engga mau ninggalin Attar. Lebih baik Attar dipindahin ke sanatorium yang bagus, yang searah sama kantor. Kalo Attar udah membaik, kita bawa pulang lagi dan bisa mulai urus urusan kantor juga kan, nah kamu (Paris) bisa istirahat deh. Mendengar omongan serius begini, Attar jadi sadar kalo tuntutan pekerjaan semakin berat dan harus ditanggung Paris sendirian. Dan juga mengingat kondisi keluarga mereka, akhirnya Attar setuju sama idenya Bima. Bima bilang, ya kalo gitu biar aku atur persiapannya.

Maliq putus asa dan menelepon Ranum..Ranum mengutip ayat Quran kalau orang yang rajin usaha pasti akan dibantu Allah..Maliq udah sholat belom?? Maliq tersadar kayak diingatkan belum sholat. Pas Ranum menutup telepon, ia kaget Pandu udah di belakangnya…Pandu bingung ada apa dengan Ustadz Maliq?? Ranum ngeles dan bilang kalau Ustadz Maliq tadi nanya jadwal selajutnya…Pandu bilang next time dia aja yang urus karena diam-diam Pandu cemburu takut Ranum kayak perempuan lain tergila-gila pada Maliq..Ranum diam-diam cemburu pas Pandu bilang Maliq banyak fansnya. Maliq sholat dan mohon bantuan…Pas Maliq selesai sholat dan jualan..dia kaget karena dikenali satu jemaah perempuan dan langsung membeli dagangnnya…Belum lagi banyak jemaah perempuan lain datang karena endorser jemaah sebelumnya, Ranum balik cepet karena mau bantu Maliq…Pandu melihat dan membuntuti. Ranum shock pas mau bantu Maliq..ternyata Maliq udah dikerubuti ibu-ibu…Ranum cemburu liat kedekatan Maliq dan ibu-ibu jamaahnya…Pas mau disamperin, Ranum kaget liat Pandu di sana dan ngeles kalau dia cuman lewat jalan sini aja… Zul juga muncul dan nahan Maliq untuk jangan buka identitas Maliq ke Pandu… Maliq gantian cemburu liat Pandu membawa Ranum pergi ke cabang lain.

Mila pergi ke kampus dan bingung kok Daniel belum masuk kampus juga. Dia tanya-tanya ke temen-temennya soal Daniel, denger kabar dari Daniel engga? Hpnya engga bisa dihubungi. Tapi ternyata engga ada yang tahu juga soal Daniel. Mila sedih banget. Dia jadi mikirin apa alesan Daniel belum ke kampus juga. Padahal biasanya Daniel yang ngehibur dia…Dibuat kucing-kucingan pas Mila liat Ruben dan kabur.. Ruben berusaha mengejar dan kita bikin seru-seruan pas Mila ngerjain Ruben pas ketemu tukang ojek dan bilang Ruben mau ngerampok dia.. Ruben gelagapan pas dipukulin tukang ojek dan nggak bisa ngeles..Mila tersenyum bête..rasain..ini balasan buat lo..Ruben diketawain temen-temenya nya pas balik dan minta dia balas ngerjain Mila lagi..Tapi entah kenapa ruben kok nggak bisa marah..malahan dia jadi merasa nyesel ngerjain Mila…Ruben hampir keceplosan kalau menodai Mila tapi segera sadar dan menahan diri…Tapi kita liat Daniel ternyata ada deket situ dan merasa curiga..ada apa Mila dan Ruben??

Ranum lagi ngirim air galon dan lagi lecek karena ngangkat-ngangkat galon…baru ketemu Paris dan dihina-hina…Ranum ngirim beberapa baju ke toko di mal. Dia lalu ambil pembayarannya. Dia keluar toko sambil membawa baju-baju yang engga kebeli. Ranum jalan di koridor mall, tau-tau Paris jalan dari arah depannya. Paris liat Ranum dan sengaja nubruk Ranum. Baju dari kantor berantakan. Ranum melongok ke atas dan kaget waktu liat orang yang nubruk ternyata Paris. Paris ngetawain Ranum. Dia bilang, udah dibilangin jangan ngalangin jalanku. Sekarang kamu ada di tempat yang pantes buat kamu. Ranum memunguti baju-baju dan memasukkannya ke dalam tas. Paris bilang udah jadi hukum alam, orang akan dapet yang pantas dia dapatkan. Ranum berdiri dan menatap Paris dengan kesal dan kebencian. Dia bilang kamu pikir semua yang kamu dapetin dengan cara curang itu akan terus jadi milik kamu selamanya? Engga, Paris. Engga akan. Sekuat apapun iblis, pasti akan kalah dengan kebaikan, cepat atau lambat. Allah hanya akan mendengar hambanya yang ikhlas dan jujur. Sekarang memang iblis itu yang menang, tapi itu akan jadi cobaan bagi manusia yang beriman, dan di waktu yang tepat Allah akan kasih hukuman bagi orang-orang jahat. Allah Maha Adil. Paris nyuruh Ranum diem. Penting banget sih gue dengerin ceramah begini. Pokoknya sekarang, ya kamu, Maliq, Samira, Mila… kalian semua udah kembali ke tempat yang seharusnya. Dan aku, aku memang pantas jadi nyonya rumah itu, itu lah alasan kenapa aku mau jadi istri Attar. Sekarang pun perusahaan jadi milikku.

Ranum menjawab, di setiap malam habis, pasti cahaya matahari akan terbit… Setiap kegelapan, akan berakhir dengan munculnya secercah cahaya yang terang… Nggak ada kegelapan yang abadi… Nggak ada sedih yang tak berujung…. Dan roda kehidupan itu akan berputar…. Jadi lebih baik, pikirin gimana caranya kamu ngadepin hari-hari menjelang kegelapan itu datang ke kamu. Kamu yang akan jadi gembel yang berkeliaran di jalan, tanpa tujuan, engga ada yang peduli sama kamu. Waktu itu engga akan lama lagi datang.

Paris kesel banget dengernya. Dia angkat tangan untuk nampar Ranum, tapi Ranum sempat nangkep tangannya dan dorong Paris. Paris kehilangan keseimbangan, tapi engga sampe jatoh. Hanya tasnya aja yang jatoh, kaca, lipstik, dll, jatuh berantakan. Sambil nunjuk ke lantai, Ranum bilang di sinilah tempat yang pantas buat kamu, Paris. Sebentar lagi kamu akan berada di sana, selamanya. Ranum pergi dari sana. Paris ngeliatin Ranum dengan sebel. Paris tiba di kantor dengan perasaan kesel. Jody tanya kenapa sih keliatannya bete banget. Paris cerita soal konfrontasinya dengan Ranum. Paris bilang dia mau si Ranum diusir juga dari rumahnya. Kayaknya dia bangga banget sama kemiskinan dan harga dirinya. Pokoknya aku mau bikin dia kapok. Jody bilang sabar dulu. Kita lakukan apa yang kita perlu lakukan dulu. Jody nenangin Paris.

Djoko menikahkan Mona dan Zul di depan penghulu. Djoko merestui mereka. Zul membawa Mona ke rumahnya. Di perjalanan, Siti, istri pertamanya nelfon hp Zul. Zul langsung nutup telfonnya. Mona tanya, siapa yang nelepon? Zul bilang engga tau, dari kemaren banyak orang nelfonin terus, nanya soal produk jualannya. Mereka tanya hal-hal bodoh kayak gi mana rambut bisa tumbuh, nanti tumbuhnya coklat atau hitam, dll. Siti kembali nelepon. Zul bilang ah mending disilent aja deh ni hp.

Siti bingung, ada apa dengan Zul? Dan Siti mulai menangis. Zul membawa Mona ke rumah. Zul seneng banget karna akhirnya dia bisa nikahin Mona, tapi pada saat yang sama dia juga mikirin apa yang bakal dia lakukan kalo istri pertamanya dateng di hadapan Mona. Mona pergi ke kamar mandi untuk ganti baju. Zul ditelepon Siti lagi. Kali ini Zul menjawab telfon Siti. Siti ngambek, karena telponnya dicuekin, Zul bilang, abang lagi miting sayangggg. Siti lalu tanya kamu udah dapet rumah dllnya belum? Aku udah engga sabar banget mau tinggal bareng kamu. Zul bilang dia berusaha keras untuk nyediain semuanya, tapi kan butuh waktu.

Siti ngancem, aku engga bisa nunggu lebih lama lagi, Minggu aku mau ke tempat kamu. Siti bilang kalo Zul memang belum bisa beli rumah dan yang lainnya, Siti akan terima. Sudah jadi kewajibannya untuk mendukung suaminya. Zul bilang dia ngerti perasaan Siti tapi sebaiknya Siti tunggu sampe Zul minta Siti dateng untuk tinggal bersama. Waktu Zul masih ngomong, Mona udah keluar dari kamar mandi. Mona tanya siapa yang nelepon? Zul bilang salah sambung. Zul akting kesel, ah banyak banget sih telepon salah sambung, mending juga dimatiin aja ni hp. Setelah ngomong begitu, Zul matiin teleponnya. Dia mesra-mesraan sama Mona. Dia juga melukin Mona. Siti bingung di kampung. Nangis lagi.

Paris masih kesel dan cari jalan buat bikin Ranum dan Maliq makin sengsara di rumah..Tiba-tiba pintu rumah diketuk dan Paris buka pintu.. Paris kaget ketika si tamu memperkenalkan diri sebagai pengacara kel dan membawa surat wasiat dari alm ayah Maliq dan Attar dan sesuai permintaan akan dibacakan setelah xx tahun dia meninggal…Paris shock..kalau sampai ada surat wasiat ini maka surat kuasa yang dipegangnya nggak berlaku dan ia akan kehilangan kontrol atas kekayaan ini semua..Paris memandang pengacara itu dengan pucat.

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 24
Tayang : Senin, 22 Agustus 2011, pukul 21.00 WIB

Ponsel Ranum ada di dekat Jody dan Paris. Tiba-tiba ponsel itu berdering. Jody dan Paris kaget dan ingin melihat HP itu. Ranum langsung cepet-cepet ambil HPnya dan menyembunyikannya di dalam tas. Jody dan Paris kaget melihat Ranum tiba-tiba muncul dari balik gorden. Ranum dan Paris jadi ribut.
Jody dan Paris sadar kalo percakapannya direkam ranum pake HPnya. Paris melabrak Ranum, berani-beraninya masuk rumah orang tanpa ijin, pake mata-matain segala lagi! Ranum bilang kalo Paris salah udah nganggep ini rumahnya. Paris cuma tamu di sini dan beberapa hari lagi juga diusir dari sini. Jody dan Paris menarik Ranum dan berusaha merampas HP Ranum. Waktu Paris, Jody dan Ranum rebutan, HP ranum jatuh. Paris coba memukul Ranum, tapi Ranum memukul balik dan mengancam membawa mereka ke polisi karena mereka udah bikin banyak masalah di keluarga ini. Jody berusaha merebut HP Ranum, tapi ranum menangkisnya dan melawan mereka. Ranum akhirnya bisa mengalahkan dan memukul Paris, Ranum juga memukul Jody dan di saat perebutan terjadi, Jody berhasil menginjak HP itu dan HP pun hancur.

Ranum mendorong Paris. Pembantu-pembantu baru berdatangan. Paris menyuruh mereka mengusir Ranum dari rumah. Salah satu pembantu memanggil satpam dan mereka pun menangkap Ranum lalu mendorongnya ke luar rumah. Ranum mengingatkan kalo apa yang dikatakannya tadi pasti akan terjadi. Satpam langsung menutup pagar.

Paris dan Jody ngobrol, untung aja kita berhasil mergokin Ranum tepat waktu, kalo enggak, bisa habis kita. Jody bilang ke Paris untuk hati-hati supaya nanti-natinya mereka engga kena masalah kayak gini lagi. Paris bilang kalo sekarang dia engga akan tinggal diam, sudah cukup penghinaan dari si berengsek Ranum. Waktu di mall Ranum sudah cukup kasar, hari ini pun dia udah keterlaluan karena lancang masuk ke dalam rumah, si berengsek Ranum bener-bener harus dikasih pelajaran.

Ranum datang ke rumah sakit tempat Attar dirawat, dan bertanya tentang attar. Tapi dia diberitahu kalo ternyata Attar sudah pulang. Ranum bertanya kepada resepsionis/Dokter apa memang Attar disarankan untuk pindah ke rumah sakit lain? Tapi Ranum tidak mendapatkan informasi di mana keberadaan Attar. Ranum kecewa banget.

Tapi di RS, Ranum malahan melihat Fadia… Maliq menyusul dan Ranum bilang kalau tadi dia liat Fadia di sini.. Ranum nanya soal keberadaan Fadia kepada beberapa perawat, tapi engga ada yang tahu di mana Fadia. Ranum bilang dia akan tetap di RS, karena mungkin aja Fadia perginya hanya ke sekitar rs, dan akan kembali lagi. Maliq bilang belum ada tanda-tanda kemunculan Fadia. Dia pasti engga mungkin kembali sekarang. Ranum nurut dan bilang ia akan ke toilet dan mereka ketemu di parkiran. Pandu yang datang menjenguk Fadia…Pandu ketemu Maliq dan bilang lagi menengok temen tanpa tau kalau mereka mencari orang yang sama…suster nemuin surat di bawah bantal Fadia, suster inget tadi ada mas dan mbak yang cari pasien ini..pasti untuk mereka. suster lari mengejar Maliq dan ranum. Pandu masuk ke ruangan dan bengong karena Fadia udah nggak ada.

Di parkiran, perawat lari menghampiri dan menyerahkan surat pada Ranum. Surat itu ditemukannya di bawah bantal Fadia. Ranum baca surat itu. di surat itu Fadia mengucapkan rasa terima kasihnya pada seseorang karena sudah menyelamatkan nyawanya juga menjaganya selama ini. Tapi dia engga mau lagi ngebebanin abang baik hati ini makanya karena sudah merasa lebih baik dia lebih baik pergi saja. Fadia minta maaf kalo dia terpaksa pergi tanpa pamit. Fadia janji dia engga akan nekat bunuh diri lagi, karena dia mengerti hidup ini adalah berkah dari Allah. Hanya Allah yang berhak mencabut nyawa seseorang. Maliq dan Ranum shock..jadi siapa orang yang nolongin Fadia ini?

Mobil Maliq pergi dan Pandu keluar. Pandu seakan melihat Ranum dan Maliq lewat tapi kemudian menggelengkan kepala…ini pasti hanya perasaannya saja….dia cemburu liat Maliq dan Ranum kayaknya.

Di kampus, Mila merasa mual dan lemas. Jadi dia nggak bisa lagi konsen dan pengen balik aja. Di parkiran, Mila mau pingsan dan jatuh tapi kemudian ada tangan membantunya. Ruben keliatan kaget..kenapa lo?? Mila langsung menepis tangan Ruben..jangan sentuh aku. aku nggak apa-apa….Mila dan Ruben bertengkar dan intinya Mila merendahkan Ruben sebagai cowok manja dan nggak bisa apa-apa dan ia benci Ruben sampai kapanpun..Ruben didatangi gangnya dan terpaksa demi menjaga muka, melukai hati Mila, Ruben lalu seneng-seneng sama cewek dan gangnya…Gangnya memuji Ruben yang kasih pelajaran ke Mila..Ruben berusaha seneng ama cewek-cewek tapi entah kenapa hatinya masih mikirin Mila.

Suatu ketika Paris mau menemui Jody. Tapi Paris betapa kagetnya Paris ketika ia mendengar Jody lagi menyuruh orang menyingkirkan Paris dan Attar supaya semua harta dimiliki Jody…Paris shock dan marah..jadi selama ini ia hanya dimanfaatkan oleh Jody?? Paris bertekad untuk memberi pelajaran ke Jody

Maliq datang ke kantornya. Bosnya kasih tau kalo Maliq akan harus pergi dinas keluar kota selama seminggu. Dengan ragu-ragu Maliq bilang kalo kondisi keluarganya engga memungkinkan untuk ditinggal-tinggal. Bosnya bilang waktu kamu udah tanda tangan kontrak dan terima kerjaan ini kan kamu harus tau kalo kamu harus mau disuruh dinas keluar kota kalo dibutuhin. Maliq terpaksa setuju. Bos nelepon manajer untuk jelasin kerjaan untuk Maliq di sana. Maliq nelepon Zul dan Zul bilang pas banget …ada undangan untuk dakwah juga di sana..Jadi mereka bisa sekali mendayung semua terlampaui..

Besoknya, pengacara datang dan di rumah Paris sudah mempersiapkan surat kuasa palsu sehingga pengacara kasih tau hasilnya..Paris shock karena Maliq adalah pengelola semua harta…Pas pengacara keluar dengan Jody..Jody nanya siapa orang-orang itu dan Paris bohong..tapi Jody eggak percaya dan mereka berantem…Jody minta Paris jangan macam-macam…dan mencekik leher Paris.. Paris makin bête… Jody kamu akan aku singkirkan…Kamu nggak akan bikin aku menderita lagi..pas Jody pergi Paris nangis..dia mencintai jody tapi ternyata ini balasan Tuhan..dia cuman dimanfaatkan …Paris menjadi makin dingin dan bilang akan dia kuasai semuanya sendirian tanpa ampun sekarang….Paris lalu mau mencelakakan Maliq supaya Attar menjadi pewarisnya..

Ranum mendapatkan email hasil pemeriksaan kesehatan Samira dari dokter di Singapura. Ranum bawa hasil pemeriksaan itu ke dokter di Jakarta. Dokter di Jakarta menuliskan resep beberapa obat dan juga bilang kalo Samira harus disuntik di tulang belakangnya seminggu sekali selama beberapa bulan. Setiap kali perawatan akan dikenai biaya. Ranum ambil semua uang yang ada di rekening banknya lewat ATM. Lalu dia beli obat untuk Samira. Ranum pulang dan cerita ke Samira soal saran dokter dan obat-obat yang harus Samira minum. Dokter bilang Samira akan baik-baik saja, asal rutin disuntik tulang belakangnya.

Halimah dan Mila juga ada di sana saat itu. Samira tanya, tapi uang dari mana? Ranum berusaha ngeyakinin Samira, aku dan Maliq kerja kan Bu, jadi ibu engga usah khawatir soal biaya. Samira bilang kamu seharian mondar-mandir ke sana ke mari dari pagi, kamu kan lagi puasa. Kamu udah berkorban terlalu banyak untuk kami. Samira keliatan emosional mengenang semua sikap buruknya pada Ranum dan Maliq. Ranum bilang, bu, Ibu harus janji, engga usah ngomong atau berpikir kayak gitu lagi ya. Samira nangis. Halimah nenangin Samira. Engga lama kemudian Maliq datang. Ranum kaget karena Maliq pulang lebih cepet. Maliq kasih tau kalo dia harus pergi ke Surabaya dan beberapa kota lainnya untuk dinas kerja selama 8-10 hari. Ranum keliatan sedih. Maliq bilang, jangan sedih dong, kamu sabar ya, ini kan bagian dari kontrak kerjaku.

Maliq buka puasa setelah Halimah dan Ramum selesai solat. Ranum mengemasi barang-barang bawaan Maliq. Maliq pamit sama Halimah, Samira, dan Mila. Ranum nganter Maliq sampe naik taksi. Maliq bilang bahwa mereka sudah menikah dan berharap bisa berdua terus, tapi manusia hanya bisa berencana, Tuhan lah yang menentukan. Ranum bilang ga papa, semua akan baik-baik aja. Allah menguji kita, seberapa kuat cinta kita dan seberapa jujur kita. Semoga ini semua membawa kita ke jalan kebaikan. Ranum memasrahkan segalanya pada Allah dan meminta Maliq juga begitu. Maliq berangkat.

Ranum datang ke kantor Pandu bersama Adila untuk mengambil baju sisa export yang sudah diambilkan Pandu untuk adila. Ranum datang menemui Pandu. Pandu menawarkan bantuan finansial karena tau Ranum lagi kesusahan. Ranum menolak. Pandu bilang, kita kan temen, sesama teman harus saling membantu, lagian kamu kan bisa pulangin lagi nanti. Ranum bilang kalo dia sangat menghargai dan mengerti perasaan Pandu. Ranum pasti akan bilang kalo emang lagi butuh, tapi sekarang belum perlu. Ranum menjadi terharu dan tercekat melihat sikap baik Pandu. Ranum pergi setelah mengucapkan terima kasih kepada Pandu.

Maliq menghubungi HP Adila dan menanyakan kenapa HP Ranum engga bisa dihubungi. Ranum bilang kalo tadi ada masalah sedikit, tapi sekarang udah beres kok, ga perlu khawatir. Ranum bilang ke Adila untuk jaga toko karena dia harus pergi ke rumah sakit untuk mencari Attar. Ranum pergi ke beberapa rumah sakit namun tidak menemukan Attar. Ranum keliatan mumet dan kecapean, lapar dan haus, Ranum merasa pusing tapi tetap mencoba bertahan.

Saat Ranum tiba di rumahnya Ranum kaget karena melihat kerumunan. Ranum mendekati kerumunan dan melihat laki-laki dari kantornya Paris dan beberapa orang lain ada di sana. Ada mobil yang diparkir di luar. Halimah, Mila dan Samira sudah berdiri di depan rumah dengan barang-barang mereka. Rupanya mereka diusir dari rumah. Samira duduk di bangku dengan kondisi kesehatan yang buruk. Samira dan Halimah menangis. Ranum kaget banget dan memohon kepada para petugas agar tidak mengusir mereka dari rumah. Ranum bilang Paris telah membohongi mereka. Rumah ini juga milik keluarga Samira. Tetapi para petugas hanya bersimpati terhadap mereka dan mohon maaf karena mereka hanya melaksanakan perintah dari atasan mereka.

Salah satu pegawai datang menghampiri dan memberikan HPnya ke Ranum dan bilang Paris ngirimin ini untuknya. Tiba-tiba Hpnya berdering. Ranum menjawab teleponnya. Sambil tertawa mengejek Ranum, Paris bilang gimana rasanya hidup di jalanan? Pasti seru banget kan? Sekarang, bawa Mila dan dua nenek-nenek itu pergi dari apartemenku. Aku yakin, engga lama lagi kamu akan mati di jalanan. Ranum marah setelah mendengar apa yang dikatakan Paris. Ranum bilang, Paris ingat ada Allah, ini bulan Ramadan, jika seorang hamba menyebut nama-Nya dengan kesungguhan hati maka Allah pasti mendengarnya. Saya ga mau puasa saya jadi sia-sia gara-gara kamu. Inget, kamu akan menanggung akibat dari perbuatan kamu sendiri. Paris berteriak ke Ranum, udah ga punya apa-apa masih aja belagu sih. Samira keliatan semakin lemah. Mila dan Halimah menopang Samira.

Samira, Halima, Mila dan Ranum pergi naik taksi. Ranum bilang kalo kita akan ke rumah Miranda, tapi Samira menolaknya – ngeliat mukanya aja Samira engga mau. Samira bilang kalo kita akan pergi ke rumah temannya, Lalita. Dia pasti mau menolong. Halimah bilang, jangan gitu Samira, ga baik, nanti semua orang jadi tau kondisi kita sekarang. Samila meyakinkan, Lalitta itu teman baiknya dan Samira pernah menolongnya waktu Lalitta butuh pertolongan. Lalitta bukan hanya akan memberikan tempat untuk tinggal sementara, tetapi dia pasti akan jaga rahasia soal keadaan mereka sekarang.

Lalita awalnya ramah terhadap semuanya dan menyediakan teh serta makanan, tapi setelah Lalita tahu masalahnya, Lalita langsung menunjukan perubahan sikap dan mulai beralasan kalo suaminya lagi kurang sehat dan butuh istirahat total. Lalita menawarkan bantuan finansial kepada Samira, tapi juga mengejeknya, kamu sama anak kamu itu sama bodohnya, ngapain sih kalian nyerahin surat kuasa perusahaan ke Paris. Samira langsung marah mendengarnya sambil bilang, saya kesini untuk minta bantuan, bukan untuk dengerin ocehan kamu. Pertengkaran pun terjadi, Lalita bilang udah untung saya mau bawa kamu masuk ke rumah saya, ga mungkin ada orang lain lagi yang mau nerima kamu. Emang kamu pikir kamu siapa, orang penting? Ranum bilang ke Lalita agar ga ngomong kaya gitu. Samira memaki Lalita, ga inget kamu pernah beberapa kali ditolong, dipinjemin uang juga. Jadi begini balasannya? Samira sakit hati banget karena sikap Lalita. Ranum membawa Samira ke luar rumah bersama Halimah dan Mila. Mila bilang, kita pergi ke rumah temanku aja yuk. Tapi Halimah menolaknya dan bilang, kita ga punya pilihan lain kecuali rumah Miranda. Ranum bilang kalo dia akan membuat Miranda setuju, ga usah khawatir. Meskipun Miranda sangat cerewet dan kasar tapi Miranda bisa mengerti situasi ini. Samira terlihat enggan tapi juga ga punya pilihan lain, lalu Ranum membawa mereka ke rumah Miranda.

Miranda kaget waktu liat Samira, Ranum, Mila dan Halima di rumahnya. Ranum cerita kalo mereka akan tinggal di sini karena apartemennya telah direbut oleh Paris. Miranda langsung marah dan mencak-mencak ke Samira “ini semua gara-gara kamu Samira”. Kamu ga percaya sama anak saya, kamu malahan percaya sama Paris. Lihat, apa yang dilakukan Paris kepada kalian. Saya ingin anak saya Ranum menikah dengan Maliq dan berharap hidupnya akan bagai putri raja, seperti ratu, tapi kamu malah bikin dia jadi gembel. Samira lantas marah dan hendak mengatakan sesuatu. Namun Ranum mencegahnya dan segera mendamaikan keduanya. Ranum memegang tangan Miranda dan menyuruhnya masuk. Miranda berbalik badan dan ingin mengatakan sesuatu lagi ke Samira, tapi Ranum langsung membawa Miranda masuk. Ranum coba meyakinkan ibunya supaya mengijinkan mereka tinggal di rumahnya sambil menyusun rencana. Miranda marah dan bilang siapa yang akan menanggung semua biaya mereka. Kalian berempat akan tinggal disini, uang dari mana? Ranum bilang kalo ibunya ga usah khawatir, semua Ranum yang atur, tapi tolong ibu jangan ribut.

Kita perlihatkan Samira yang berada di luar mendengarkan kata-kata Miranda. Samira masuk ke dalam dan kasih kalung dan anting berlian ke Miranda dengan dongkolnya. Miranda bisa ambil perhiasan ini sebagai ganti biaya mereka tinggal. Ranum mencegah Samira, tapi Samira yang jaga gengsi bilang kalo dia engga bisa numpang hidup di rumah orang lain dengan gratisan. Miranda dengan cepat merampas kalung dan anting itu. Ranum marah ke Miranda, pokoknya perhiasan ini ga boleh dijual, cukup disimpan aja dan dikembalikan sampai Ranum bisa kasih uang ke Miranda. Miranda pasang muka belagu, Samira keliatan kesal dan merasa dipermalukan. Ranum berusaha menenangkan Samira, semuanya akan baik-baik saja dan kita harus sabar. Ini ujian dari Allah. Kita harus tetap sabar dan membuktikan kepada Allah kalo kita mampu menghadapi cobaan ini. Samira mengumpat, ujian macam apa, kita yang susah, si Paris petantang-petenteng enak-enakan nikmatin duit kita. Samira jadi tercekat. Ranum berusaha menenangkannya.

Sore hari. Ranum dan Halimah shalat dan Mila menyiapkan buka puasa. Ranum galau, tetapi terus berdoa semoga keluarganya diberikan kesehatan. Ranum juga khawatir apakah mereka bisa bertahan, sementara mereka sudah engga punya uang. Obat Samira yang mahal juga harus dipikirin. Suntikan yang harganya mahal harus terus diberikan. Ini adalah tantangan bagi Ranum saat ini.

Ranum ga bisa tidur. Ia teringat apa yang sudah dilakukan oleh Paris dan Jody pada keluarganya. Kejadian-kejadian masa lalu terlintas di benaknya. Sudah larut malam dan Ranum masih belum bisa tidur. Ranum juga teringat pertengkarannya dengan Paris di mall. Ranum menggelar sajadah dan mengambil Al-Quran lalu membacanya, bukan hanya orang yang melakukan ketidakadilan yang berdosa, melainkan orang yang membiarkan ketidakadilan terjadi juga berdosa. Ranum memutuskan mulai sekarang dia engga mau tinggal diam menerima ketidakadilan. Paris telah menyakiti Samira, ibu mertuanya dan Jody telah menduakan Fadia istrinya, untuk itu Paris dan Jody harus menerima hukuman. Ranum berdoa kepada Allah agar ditunjukan jalan untuk melawan ketidakadilan ini dan memberikan pelajaran kepada Paris dan Jody serta berharap semuanya kembali seperti sedia kala lagi. Ranum berdoa “Ya Allah, lindungi saya, berkahi saya!

Paris menyelidiki dan mengetahui Maliq lagi ke luar kota. pas banget utk nyingkirin dia. Maliq habis memberikan ceramah dan juga menjalankan kerja kantor. Paris siap-siap mau membunuh Maliq pas dia lagi berjalan di desa itu. Paris menjalankan mobilnya dengan kencang siap menabrak. Tapi keajaiban Allah berlaku. Maliq tiba-tiba belok arah karena ingat harus beli oleh-oleh untuk Ranum. Paris berusaha mengerem dan membuntuti Maliq..tapi Paris pucat. Ternyata remnya blong dan ia terus meluncur. Dan mobilnya masuk jurang. Maliq kaget dan melihat ada mobil terbakar di jurang. Paris teriak minta tolong karena pintu nggak bisa dibuka dan ia lalu pingsan.

Sinopsis Sinetron Ranum Episode 25
Tayang : Selasa, 23 Agustus 2011, pukul 21.00 WIB

Maliq berjuang menolong Paris selamat dari maut. Sampai mengorbankan nyawanya, Paris di sini pertama kali twist bahwa dia melihat ada cowok yang bisa mengorbankan cintanya ke dirinya sebegitu besar. Maliq berhasil menyelamatkan Paris, dan Maliq jatuh pingsan. Mereka berdua keluar dari mobil, pas saat mobil meledak.

Paris memeluk Maliq. Menangis terharu. Ranum selesai sholat malam. Karena liat ada missed call dari Maliq, Ranum telepon balik Maliq. Maliq yang lagi nginep di hotel di Surabaya tanya soal kabar Ranum, Samira, Halima, dll, memastikan apa semua baik-baik aja. Ranum pasang suara riang dan bilang kalo semuanya baik-baik aja, Maliq engga usah khawatir. Ranum engga bilang kalo mereka ada di rumah Miranda. Ranum tanya, kamu sendiri apa kabar? Dari percakapan mereka berdua, keliatan banget kalo mereka saling kangen dan Ranum engga sabar nunggu Maliq pulang, jadi mereka bisa bersatu kembali. Akhirnya Ranum dan Maliq sama-sama mengucapkan selamat tidur. setelah itu Ranum mematikan ponselnya.

Paris lagi diperiksa oleh polisi dan ditanya utk tujuan apa datang ke daerah itu dari Jakarta…Paris langsung kaget karena inget tujuannya untuk menyingkirkan Maliq karena surat wasiat..Paris langsung sok sandiwara dan bilang kalau suaminya lagi sakit dan dia lagi cari dokter alternatif..Polisi bilang mereka akan menyelidiki kenapa mobilnya nggak bisa di rem….Tapi yang jelas Paris diselamatkan oleh keajaiaban dan juga hutang budi dengan Maliq….Bisa-bisa mereka mati berdua malahan karena dia sudah nyaris mengorbankan nyawa dengan menyelamatkan Paris…

Pas Polisi pergi, Paris tampak shock…dan inget dengan semua perngorbanan Maliq…Paris kemudian inget dengan kata-kata Jody sebelumnya yang ingin menyingkirkan dia..Paris jadi marah dan sedih…Kalu ini sampai Jody yang bikin dia celaka…Paris nggak akan melepaskan Jody…

Paris kemudian terpana ketika suster mengantar baju dan mukena dari Maliq supaya Paris bisa sholat…Maliq bangun sejenak dan minta suster untuk anter ke Paris..Paris tampak terharu kenapa Maliq yang sudah ia jahatin bisa sedemikian baik sama dia..Jadi masih ada cowok baik di dunia ini?? Paris tiba-tiba iri sama Ranum yang punya suami baik kayak Maliq..nggak punya harta tapi punya cinta..sedangkan ia nggak punya apa-apa…Attar ia nggak cinta..Jody yang ia cinta kayak begitu…Paris jadi merasa sial.

Mila lagi dalam perjalanan balik ke rumah dari belanja untuk sahur. Mila lalu melihat orang jualan martabak..Mila jadi pengen tapi tiba-tiba pas sudah di depan tukang martabak..mendadak ia mual banget…Mila muntah-muntah pinggir jalan dan merasa pusing mau pingsan…Mila sempoyongan dan kemudian jreng..pas udah mau nutup mata ada yang nolongin

Ternyata pas Mila buka mata ada di mobil Daniel lagi dikasih minyak angin..Di sini Mila meluk Daniel karena ia balik lagi jadi sahabatnya….Dijelaskan kenapa Daniel pergi dan Daniel curiga Mila kenapa..sambil bercanda Daniel bilang lo hamil apa?? Jrengg..Mila jadi kaget..dan inget kalau dia belum datang bulan..Mila jadi gelisah banget…

Di rumahnya, Ruben juga lagi muntah-muntah setelah abis ngumpul ama anak-anak…Anak-anak gangnya meledek Ruben ..payah lo lagi ngidam yah..Ruben bilang sambil kesel…dia sebel anak-anak…nggak akan mau dia punya anak…Ruben tiba-tiba inget Mila dan berbalik jadi kesel…ini pasti dia lagi disumpahin Mila..Ruben langsung bertekad melupakan Mila..toh dia udah menghisap madunya juga…ngapain juga dia perduli…Anak-anak gang langsung sirak sorai pas Ruben ngajakin ngecengin cewek di klub mereka biasa..

Pandu lagi cari-cari Fadia karena ia concern berat…..Hit and miss ama Fadia yang juga lagi sedih di jalan… Fadia juga pengen cari tau pandu siapa tapi orang di RS juga nggak ada yang tau…Karena Fadia nggak tau lagi harus ke mana..

Pagi hari, Ranum dan Halima solat subuh. Setelah itu mereka mulai berpuasa. Ranum pergi ke dapur dan masakin sarapan buat yang lain. Kemudian, Ranum nyelesain kerjaan rumah, baru berangkat kerja. Ranum menyajikan sarapan untuk Samira, Mila, dan ibunya, Miranda. Ranum siap berangkat kerja, tapi dia tiba-tiba denger ribut-ribut antara Samira dan Miranda. Miranda bilang ke Samir, orang yang udah kamu hina-hina, udah kamu mainin perasaannya, udah kamu tuduh macem-macem, ternyata orang yang ngerawatin kamu kan? Kalo dia engga bawa kamu ke sini, kalian mungkin udah ngemis-ngemis di pinggir jalan sekarang. Ini semua gara-gara kebodohan kamu sendiri, sampe Ranum juga ikut-ikutan menderita. Dia engga cuma ngerawatin kamu, tapi dia juga harus cari duit. Ranum datang dan nyuruh ibunya diem dan engga lagi ngomong kayak gitu ke Samira. Samira yang kesel banget liat tingkah Miranda, langsung nyerocos, engga usah bawel deh, aku kan udah kasih kalung emas, bandul berlian, belum cukup apa? Anggapnya itu sebagai uang sewa penginapan di sini, lagian kami engga akan lama-lama tinggal di sini. Jadi, kamu engga perlu ngomong sembarangan gitu.

Ranum langsung narik tangan Miranda dan menyeretnya ke pojokan dan bilang, kan aku udah ingetin ibu, engga usah ngomong apa-apa ke Ibu Samira. Kalo ibu mau ngomong apapun, ngomong sama aku, bukan ngomong ke Ibu Samira atau Nenek Halimah. Ranum memohon, tolong Bu, biarin mereka hidup tenang. Miranda nyolot, apa? Kamu minta ibu bikin mereka tenang tinggal di sini setelah apa yang mereka lakukan sama kamu? Dih, mending waktu itu kamu nikah sama Mansyur aja deh. Seengganya hidup kamu bisa lebih makmur. Maliq aja engga tau ke mana nyari duitnya, sementara tanggung jawab keluarga jadi dipegang kamu. Ranum bilang. Ranum bilang ya kalo ini emang takdir yang harus aku terima, ya aku ikhlas. Apapun yang Allah kasih itu pasti ada maksudnya, dan aku terima dengan ikhlas. Aku percaya banget Allah itu Maha Adil. Allah engga pernah salah. Kalo memang aku pernah dijahatin, Allah pasti kasih balesannya. Aku cuma pengen ibu janji, demi Allah, ibu engga akan ngomong macem-macem lagi ke Ibu Samira, nenek Halimah, dan Mila. Miranda diem aja, dia malah melengos.

Ranum siap berangkat kerja. Sebelum berangkat, dia minta Samira dan Halimah untuk hati-hati di rumah, dia akan cepet pulang. Ranum mohon pada Samira, Bu, kalo ibu saya ngomong, ga usah ditanggepin ya. Biar kalian engga ribut-ribut lagi. Halima janji pada Ranum, tenang aja Ranum, kita akan baik-baik aja di sini.

Paris mau menjenguk Maliq tapi suster bilang dia pingsan lagi semalaman….Paris jadi khawatir…

Maliq masih pingsan, Paris merawatnya… Ranum berkali-kali menelepon, tapi nggak bisa-bisa juga… Ranum kuatir.

Attar berbaring di ranjang di sanatorium. Perawat bernama Mevin, yang udah dibayar Paris, masuk ke ruangan untuk kasih obat ke Attar. Attar masih ngantuk. Melvin nyampurin obat bius ke dalam obat yang harus Attar minum. Attar dengan suara masih ngantuk berat bilang ke Melvin, mana Paris? Kok belum dateng? Saya mau nelepon Paris. Mana Paris? Mana Paris? Melvin bilang sebentar lagi Bu Paris dateng. Tadi ibu nyuruh saya kasih obat ke bapak. Attar bilang saya engga mau obat. Melvin bilang kalo bapak engga minum obat, gimana bapak bisa sembuh? Melvin memaksa Attar meneguk obatnya, lalu pergi dari sana.

Adila tanya sama Ranum ada apa sih? Keliatannya kamu lagi kesel banget. Ranum engga ngomong. Dia diem aja. Adila tahu kalo Ranum pasti lagi mikirin sesuatu. Dia bilang, kemaren-kemaren kamu engga begini, engga diem aja gini. Ranum nyerah. Katanya dia berusaha telp Maliq, tapi ga ada jawaban…Lalu dengan betenya dia cerita soal apa yang Jody, Bima, dan Paris lakukan terhadap dirinya dan keluarganya. Mereka udah ambil semuanya dari kami. Sekarang suamiku kerja kayak orang biasa aja. Ibu mertuaku harus sakit-sakitan dan terpaksa tinggal di rumah orang laen, udah kayak pengungsi. Hidup Fadia engga kalah berantakan. Engga tau deh dia ada di mana sekarang. Kami udah teleponin temen-temennya, tapi engga ada yang tau dia di mana. Mila juga masih harus kuliah. Ini semua gara-gara orang-orang bajingan itu. kalo aja aku bisa tembak mati mereka. Setelah ngomong begitu, tangis Ranum pecah. Adila bilang, nangis engga akan nyelesain masalah, Ranum. Dulu kan Paris sama kakak ipar kamu percaya banget sama Paris dan Jody, eh sekarang mereka malah kena batunya, ditindas abis-abisan sama si Paris dan Jody. Harusnya kamu bales mereka juga, Ranum. Kamu harus bales dengan cara seperti apa yang mereka lakukan ke kamu. Ranum menatap Adila sambil berpikir. Ranum teringat scene saat Jody dan Paris bilang kalo uang adalah segalanya. Ranum bilang, kamu bener sih, tapi gimana caranya. Adila bilang, ada satu orang yang bisa bantu kalian.

Pandu, Adila dan Ranum ngumpul di ruang kerja Pandu. Pandu salut sama Ranum dan bilang dia seneng banget kalo Ranum bisa punya keputusan seperti itu. tapi itu engga akan mudah. Untuk mewujudkannya, mereka harus siapin bukti palsu. Adila sependapat sama Pandu, Ranum bilang dia tahu apa yang bisa jadi pemicu, karena meski Jody dan Paris udah deket banget, kalo di hadapan uang, mereka jadi lemah. “Kalo kita pake senjata uang, dan umpanin mereka pake uang, aku yakin, misi kita akan sukses.” Pandu setuju sama Ranum dan bilang, syukurlah aku diberi kecukupan seperti ini, ya cukup lah untuk ngadepin bajingan kayak Paris dan Jody. Pandu janji dia akan bantuin Ranum. Dia akan seneng banget kalo Allah meridhoi jalannya supaya Ranum bisa mendapatkan kembali kebahagiaan, kehidupan, dan keluarga suaminya bisa balik lagi ke rumah mereka. Adila terharu dan engga berhenti menatap Pandu. Mata Ranum berkaca-kaca. Ranum berterima kasih pada Pandu dan bilang, kita harus hati-hati banget waktu ngejalanin rencana ini. Pandu bilang, dan engga boleh ada orang lain yang tau rencana ini, ada satu orang aja yang tau soal ini, habis lah kita.

Pandu cerita ke Ranum kalo dari informannya, dapat bukti kalo Attar dipindahin ke sanatorium. Tadi orang suruhan Pandu pergi ke sana dan dapet info ini. Attar udah dirawat dia sana selama 4-5 hari. Paris pergi ke sana, nanyain kondisi Attar. Ranum bilang mereka pasti mindahin Attar ke sana karna Jody dan Paris engga bisa bebas seneng-seneng kalo Attar ada di rumah. Aku engga nyangka, demi uang, perempuan bisa serendah itu. Ranum bener-bener jadi emosi. Pandu memintanya untuk tetap tenang, perjalanan kita masih panjang. Kita harus lakukan dengan pelan-pelan. Kalo kita lemah dikit aja, misi kita bisa berantakan. Ranum jadi ngerti. Dia setuju sama Pandu.

Mila mengeles perutnya dan dia nggak merasa mual lagi…Mila mikir nggak mungkin dia hamil…kemarin kembung doang dan telat juga biasa…Buktinya sekarang dia baik-baik aja..Sampai kampus dia ketemu Daniel dan mereka langsung akrab lagi..

Ruben lagi ama cewek-cewek nggak jelas dan liat ada Mila dan Daniel di kejauhan…Ruben langsung merasa cemburu tapi gengsi..Ruben langsung sok asik ama cewek-cewek itu..Mila juga liat Ruben di kejauhan dan males kalau dikejar-kejar lagi ama dia..Daniel bingung karena Mila mau menghindari Ruben dan maksa Mila utk menghadapi Ruben..Mila ogah-ogahan dan bilang ia pasti akan ngejar-ngejar Mila..

Tapi pas sampe depan Ruben, Mila dicuekin ama Ruben…Mila gantian jadi merasa bête kok dia begitu dan makin panas..segitunya aja Ruben?? Daniel nyerocos aja kalau ruben pasti udah bosen godain Mila dan cari korban baru..diam-diam Mila nggak rela..Ruben juga pas Mila pergi, melepas cewek itu dan langsung bête…

Ranum pulang ke rumah. Samira dan Halima ada di sana. Samira bilang dia khawatir soal Attar. Dia pingin jenguk Attar. Ranum bilang, engga usah khawatir, Bu, aku akan ke sana dan tanya soal keadaan Mas Attar. Soalnya pasti kalian juga engga akan diijinin masuk, kalo Paris pulang, dia pasti akan menghina kalian lagi. Ibu sama Nenek kan lagi kurang sehat. Jadi, biar aku aja yang ke sana. Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi kita semua. Wajah Ranum menunjukkan kebulatan tekadnya.

Mila lewat depan RS dan tiba-tiba jadi pengen beli tes kehamilan karena dia mual-mual lagi..dibangun komedi scene di mana dia malu beli test pack dan pura-pura pake kerudung buat nyembunyiin mukanya..Hit and miss ama Daniel yang lagi beli vitamin buat Mila karena dia pingsan kemarin..utg nggak ketauan…

Mila shock pas test di kamar mandi dan dia HAMIL. Paris menyuruh orang mencari tau apakah ada yang sengaja mensabotase mobilnya…. Paris shock pas tau Jody yang membuat remnya blong ..Paris langusng balik ke Jakarta..yang penting dia dpt warisan dulu yang berarti dia harus punya anak secepatnya…Paris jadi inget Maliq dan jantungnya berdebar.. Alangkah indahnyakalau dia punya anak dari Maliq..tapi dia harus fokus ke Attar…

Paris baru sampe Jakarta dan langsung menjenguk Attar di sanatorium… Saat itu dia baru tau dari dokter kalo ternyata… Karena penyakitnya, Attar sudah ngga bisa punya anak. Paris shock, gimana dia bisa dapat warisan kalo ngga bisa punya anak dari Attar?


Arsip Blog



Diberdayakan oleh Blogger.